Setelah Puluhan Tahun Akhirnya TKS Terima SK Bupati

11 Februari 2018 - 23:45:25 | 2484 | BERITA DAERAH

DL/11022018/Lampung Tengah

---- Wajah para tenaga kerja sukarelawan (TKS) Lampung Tengah kini tampak semringah, setelah menunggu puluhan tahun untuk mendapatkan Surat Keputusan (SK) Bupati, akhirnya kesampaian.

Seribu lebih TKS Kesehatan di Lampung Tengah akhirnya menerima SK Bupati Lampung Tengah, DR. Ir. Mustafa, yang diberikan langsung di gedung Sesat Nuwo Balak baru-baru ini.

Ada 1. 132 TKS Kesehatan mulai dari dokter, bidan, perawat hingga staf adiministrasi di instansi kesehatan Lampung Tengah yang menerima SK tersebut. Ini merupakan sejarah bagi mereka setelah puluhan tahun mengabdi di masyarakat. Dengan diterimanya SK tersebut maka TKS dinyatakan resmi akan mendapatkan insentif yang telah ditentukan.

Mustafa mengatakan pemberian SK merupakan wujud perhatian Pemkab Lampung Tengah terhadap nasib para TKS khususnya di bidang kesehatan. “Hari ini kita bagikan SK untuk bidan-bidan desa, perawat, dokter dan staf.” ungkapnya.

Orang nomor satu di Bumi Jejama Wawai ini juga berharap TKS dapat bekerja dengan sungguh-sungguh untuk mewujudkan Kabupaten Lampung Tengah sehat.

Upaya peningkatan pelayanan kesehatan terus dilakukan mulai dari fasilitas ambulan gratis, peningkatan sarana prasara ksehatan, pengobatan gratis dan lainnya, diharapkan hal ini bisa diimbangi dengan peningkatan kinerja pegawai.

“Saya minta semua terus meningkatkan kinerja. Berikan pelayanan kesehatan sebaik-baiknya. Saya juga berterimakasih kapada kalian atas pengabdiannya selama ini, karena saya sadari pengabdian kalian bukan karena insentif, sebab insentif ini baru, jadi harapan saya setelah pemberian insentif jangan kendur dalam upaya meningkatkan pengabdian,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Lampung Tengah, Khairul Azman menerangkan bahwa 1.132 tenaga kesehatan yang menerima SK akan menerima insentif sebesar Rp500 ribu.

”Ini pertama kalinya setelah puluhan tahun akhirnya TKS menerima SK Bupati. Ini berlaku bagi seluruh tenaga TKS kesehatan tanpa terkecuali. Sesuai dengan arahan pak bupati, saya minta pembangian SK ini harus diimbangi dengan peningkatan kinerja,” tegasnya.

Pembagian SK bupati disambut baik oleh para TKS. Dwi, bidan dari Kecamatan Punggur ini mengaku sudah 12 tahun mengabdi sebagai bidan desa. “Selama ini menjadi TKS tanpa SK. Alhamdulillah setelah penantian lama akhirnya hari ini kami semua menerima SK. Saya pribadi sangat senang, terima kasih Pak Bupati,” ucap Dwi sumringah. (Ted)