Nunik: Pasar Tradisional Harus Tetap Hidup dan Maju

06 Februari 2018 - 00:05:01 | 351 | BERITA DAERAH

DL/05022018/Lampung Timur

----- Pasar tradisional sebagai cikal bakal berkembangnya perekonomian rakyat, dan bertemunya penjual dan pembeli dalam negosiasi barang dan jasa, merupakan tempat yang ideal bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim yang akrab dipanggil mbak Nunik menegaskan hal ini saat meresmikan Pasar Rajabasa Lama, Senin 5 Pebruari 2018.

Nunik berharap, pasar tradisional ini tetap lestari. “Meskipun terus ada perubahan yang tak bisa dibendung dengan munculnya pasar modern, namun pasar tradisional harus tetap hidup dan maju,” katanya menyemangati.

Mbak Nunik menginginkan agar setiap pasar mempunyai paguyuban pedagang sebagai tempat menyampaikan aspirasi. “Jika ada aspirasi, atau persoalan termasuk soal harga yang harus dikendalikan, bisa secepatnya untuk berkoordinasi dan dirembug dalam paguyuban itu,” ujarnya.

Dia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lampung Timur selalu berkomitmen untuk membangun pasar tradisional dengan proporsional. “Inilah yang saya dan juga bapak ibu cita-citakan. Memiliki pasar tradisional yang nyaman,” Ujar mbak Nunik.

Pasar Rajabasa Lama memiliki 192 unit los berukuran 2x1,5 m dan 35 unit kios 3x2 m, serta sebuah kantor pengelola pasar. Dilengkapi ruang laktasi (ibu menyusui), pos kesehatan, ATM center, ruang ibadah, dua kamar mandi, dan rumah tempat pembuangan sampah sementara.

Hadir juga pada kesempatan itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Rosdi, Camat Labuhanratu, Umar Dani, dan Manteri Pasar, Syarif Hidayat. (lis)