Ijazah Ridho Ditahan di SMKN 2 Metro

03 Februari 2018 - 01:58:24 | 351 | PENDIDIKAN

DL/03022018/Kota Metro

---- Miris dan Mencengangkan. Ketika Kota Metro sedang giat mencanangkan visi dan misi Kota ini sebagai Kota Pelajar, justru terganjal dengan peristiwa ini.

Terkuaknya aib dunia pendidikan di Kota Metro khususnya di sebuah sekolah negeri, SMKN 2 Kota Metro, lantaran ada salah seorang wali murid siswa SMK Negeri 2 kota Metro mengeluhkan penahanan ijazah anaknya oleh pihak sekolah, karena tidak mampu melunasi tunggakan SPP dan dana komite.

Ironisnya, keluhan ini datang dari keluarga siswa yang tidak mampu. Dari sini, ada sinyalemen bahwa bukan saja seorang pelajar saja yang ijazahnya tertahan, melainkan mencapai puluhan.

Alasannya sama, mereka menunggak biaya sekolah yakni SPP dan uang komite. Tanpa solusi lain kecuali melunasinya, baru ijazahnya bisa keluar.

Salah satunya siswa bernama Ridho (19). Warga kota Metro ini tidak bisa mengambil ijazahnya, padahal Ridho merupakan warga kurang mampu dan mendapat bantuan khusus miskin.

Tak ada kompromi. Husni, orang tua Ridho menjelaskan bahwa pihak sekolah meminta agar tunggakan biaya sekolah tersebut dilunasi untuk bisa mengambil ijazah. Bahkan untuk mengambil fotokopinyapun, pihak sekolah meminta agar paling tidak membayar 50 persen dari tunggakan biaya sekolah tersebut.

Karena belum bisa diambil, keluarga mendatangi sekolah untuk meminta keringanan, namun pihak sekolah masih tetap bersikukuh tak memberikan, meskipun hanya fotokopi ijazah yang akan digunakan untuk melamar perkerjaan.

“Kalau mau ijazah, harus dilunasi tunggakan pembayaran SPP dan lain-lain, tapi kalau mau fotokopinya saja harus bayar setengah dari tunggakannya,” ujar Husni menirukan petugas sekolah itu.

Hingga saat ini pihak sekolah SMK Negeri 2 Kota Metro enggan ditemui awak media untuk dikonfirmasi atas  pengaduan wali murid tersebut. (de)