Harga Sayur Lampung Barat Turun

02 Februari 2018 - 15:48:49 | 405 | BERITA DAERAH

DL/02022018/Liwa

---- Lampung Barat selain dikenal sebagai daerah produsen Kopi juga terkenal produksi sayurannya. Namun selalu saja nasib Petani ternyata masih menjadi pihak yang selalu tidak beruntung.

Seperti yang dialami para petani sayur mayur di Lampung Barat belakangan ini. Beberapa jenis sayuran yang selama ini menjadi penopang kehidupan mereka seperti Kol, Sawi dan Tomat, kini harganya turun drastis.

Padahal saat ini kondisinya sedang panen raya, sehingga cadangan hasilnya sedang banyak. Sayangnya justru saat ini harganya merosot tajam.

Muryono, salah seorang petani sayur, mengatakan bahwa saat ini situasi harga sayuran buruk.

Sawi misalnya, yang sebelumnya satu Kilogram berharga Rp3 ribu, kini sedang dalam posisi anjlok pada harga Rp500 perkilo.

“Yang parah ya Sawi, turunnya sangat jauh. Barangkali sekarang ini harganya 500 perak per kilo. Untuk menutupi biaya tanam saja tidak balik modal.” Katanya, saat ditemui di tengah panen Sawi di sawahnya.

Bukan saja Sawi, jenis sayuran lain seperti Tomat yang sebelumnya dihargai Rp4 ribu per Kilo, kini menjadi hanya Rp2 ribu per kilo.  Jelas ini merupakan situasi tak mengenakkan bagi Petani yang sedang panen raya.

Selain sedang panen raya, turunnya harga yang demikian drastis ini, disinyalir penyebabnya adalah adanya pasokan sayuran dari daerah lain seperti Medan, Curup, dan sebagian dari Pulau Jawa.

“Selain dari panen yang sedang banyak ini, juga mungkin karena banyak sayuran dating dari Medan, curup dan lain-lain, sehingga barang menumpuk di pasar dan harganya jadi sangat murah,” tambahnya.

Ini tentu sangat merugikan petani sayuran, karena biaya produksi sangat tinggi yakni harga pupuk dan obat-obatan hama.

Maryono dan kawan-kawan tentu berharap pemerintah hadir di sini untuk memberikan solusi terbaik untuk Petani. (*)