Bandung Heboh, Seks Bebas Di Alam Terbuka

01 Februari 2018 - 14:37:21 | 290007 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/01022018/Bandung

---- Pekan lalu, Bandung kembali dihebohkan adanya kegiatan seks bebas di alam terbuka. Aksi bejat tersebut konon kabarnya digelar oleh sebuah sekte terlarang, kini pihak dari Kepolisian Resor Kota Bandung terus melakukan menyelidiki sekte bebas tersebut.

Ironisnya para pemeran seks bebas dalam sekte terlarang ini melibatkan sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS), Artis hingga mahasiswa.

Kapolrestabes Bandung Komisaris Bear Abdul Rahman Baso, kepada MPP menyatakan pihaknya sudah memeriksa dua saksi, satu diantara-nya mengaku anggota sekte.

Kepada Penyidik, Gilang mengaku mengikuti Sekte seks bebas bersama ibunya. Dia sudah bergabung sejak sembilan tahun lalu. Selain Gilang dan ibunya, ada beberapa PNS, Mahasiswa, bahkan Artis.

“Kegiatan Seks bebas dilakukan di alam terbuka di Jawa Barat. Dalam kegiatan itu dilakukan seks bebas bertukar pasangan di alam terbuka yang dipimpin seorang pemimpin sekte tersebut.

Keterangan Saksi ini masih kami dalami,” jelasnya.

Menurut Gilang ritual yang dilakukan oleh anggota sekte itu antara lain, satu perempuan melayani sembilan lelaki saat ritual itu dilakukan, ibunya digilir oleh sembilan pria. ”Jadi Mama saya ada di satu ruangan, lantas lelakinya antre satu-satu masuk ke dalam ruangan,“ kata Gilang.

Menurutnya, siapa yang bisa menghamili ibunya dan anggota perempuan lainnya di sekte itu, maka sang pria akan mendapatkan piagam ritual. ”Kami periksa keterangan Muhammad Anwar selaku saksi pelapor, dan saksi lainnya yakni Gilang yang mengaku sebagai anggota sekte,” ujar Kapolrestabes Abdul Rahman sebagaimana dilansir zonadinamika.com.

Para jemaat juga, kata dia, memiliki cincin pentagram dalam ritual seks bebas itu. Sekte seks bebas ini menyeruak sejak surat perintah ritual seks bebas di kantor Perpustakaan dan Arsip Kota Bandung bocor ke publik.

Polrestabes Bandung masih terus menyelidiki kasus ini. ”Kami harus hati-hati dalam menangani kasus ini. Jangan sampai membuat suasana tidak kondusif lantaran beredarnya isu sekte ini,” kata ungkapnya. (*)