Lampung Kehilangan Tokoh Pers Pemberani

30 Januari 2018 - 01:00:44 | 641 | HUMANIORA

DL/30012018/Bandarlampung

----- Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun. Selamat Jalan Bang Sutan.

Tokoh Pers Senior Provinsi Lampung Sutan Syahrir Oelangan meninggal dunia setelah dirawat di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung, Senin 29 Januari 2018 malam.

Inilah siklus duniawi yang ak dapati dihindari, ketika waktu berjalan maka generasi akan selalu berganti dan setiap jaman akan selalu menangis kehilangan tokohnya. Hari ini dunia pers Lampung kehilangan tokoh yang mumpuni.

Di kalangan wartawan, bang Sutan, akrab dipanggil, selalu dekat dengan wartawan junior di PWI Cabang Lampung pada masa orde baru dan era reformasi. Banyak petuah dan pelajaran-pelajaran yang dipetik dari pengalaman beliau selama berkecimpung di dunia pers bersama rekan wartawan senior lainnya di Lampung, yang juga banyak sudah meninggal.

Ketua PWI Cabang Lampung Supriadi Alfian mengatakan, jenazah Suatan Syahrir Oelangan akan disemayamkan di rumah duka di Jalan Kenangan, Rawa Laut, Kota Bandar Lampung. “Semoga abang, ayahanda Sutan Syahrir Oelangan wafat Khusnul khotimah, Amin,” kata Supriadi.

Tokoh Olahraga dan Tokoh Adat

Sutan Syahrir yang dikenal sangat tegas dalam sikapnya, dan merupakan tokoh olahraga yang sejak lama menjadi Pembina olahraga serta pengurus KONI Lampung yang pemberani untuk menentang kebijakan yang salah.

Sutan juga sebagai tokoh adat yang disegani serta mempunyai banyak peran dalam persatuan dan kesatuan tokoh adat di Lampung.

Sutan mendirikan koran Krakatau Post yang juga dipimpin oleh anaknya Mediarsyah Sutan. Sebelum koran Krakatau Post, keluarga Sutan juga banyak mendirikan tabloid yang merangkul anak muda yang segar untuk menjadi wartawan berbakat.

Enam bulan lalu istri Sutan Syahrir, Aryati, telah meninggal dunia tepatnya 13 Juli tahun lalu. Jenazah istrinya dimakamkan di pemakaman keluarga Doeloe Bumi. Sutan Syahrir semasa hidupnya sudah menderita penyakit jantung. Namun, berkat kesabarannya, ia mampu bertahan lama mengisi hari-hari tuanya.

“Bang Sutan termasuk orang yang kuat dengan penyakitnya jantungnya. Banyak teman seangkatannya yang sehat jasmaninya, sudah mendahuluinya,” kata Naviandri, salah seorang eks-wartawan nasional yang bertugas di Lampung.

Di masa pemerintahan Gubernur Lampung, Sjachroedin ZP, sosok Sutan Syahrir Oelangan banyak berkiprah dalam bidang adat Lampung. Kiprahnya memajukan adat Lampung dengan membidani lahirnya organisasi besar yakni Lampung Sai. Organisasi tersebut menghimpun orang yang berada di Lampung dan luar Lampung.

Sutan juga dikenal pengacara senior, yang punya rekam jejak cukup baik dalam penegakan hukum di provinsi Lampung, maupun Indonesia.

Selamat jalan Bang Sutan, semoga perjalanan menghadapNya diberikan kemudahan hingga ke surgaNya Allah. Amin. (Lis)