X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

DPRD Metro Pertanyakan Alih Fungsi Terminal Kota

  • dibaca 50 kali

    DL/06012018/Kota Metro

    ----- Ketua Fraksi Kebangkitan Nasional Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Metro, Alizar, meminta kepada Dinas Pasar kota Metro untuk mengkaji ulang serta melakukan evaluasi terhadap pembangunan kios-kioas pedagang dilokasi Terminal kota.

    Menurutnya, jika lokasi Terminal Kota sudah berubah statusnya menjadi lokasi berdagang atau pasar, maka harus jelas RT, RW nya, jangan sampai hal ini menyalahi aturan yang sudah ada.

    Jika nantinya lokasi terminal berubah menjadi lokasi berdagang, maka harus jelas aturan alih fungsinya.

    “Jangan sampai kondisi Terminal Kota dialih fungsikan dengan menabrak peraturan yang sudah ada Pemerintah Kota Metro harus tegas, para pedagang harus ditata pada tempat atau lokasi yang memang diperuntukan bagi pedagang,” kata Alizar, diruang kerjanya Kamis 4 Januari 2018.

    Dinas terkait yang ada hubungannya dengan penataan Pasar atau Terminal yaitu, Dinas Pasar, Dishub, Kantor Perijinan satu pintu dan pihak pengembang.

    “Mereka harus duduk bersama mencarikan solusi terbaik agar kondisi pasar dapat tertata dengan baik, selain penataan para pedagang, parkir yang juga harus diperhatikan adalah sarana dan prasarananya, satu contoh, kondisi drainase di lokasi pasar banyak yang tidak berfungsi ini juga sebagai penyebab kondisi pasar menjadi kumuh dan terlihat jorok terlebih saat ini musim penghujan,” jelasnya.

    Alizar menambahkan, Kios di Pasar Kopindo masih banyak yang kosong, lokasi ini dapat dimanfaatkan untuk menempatkan para pedagang yang saat ini masih menempati lokasi Terminal Kota.

    Sementara untuk lokasi Parkir sendiri, masih banyak lokasi parkir yang memakai bahu jalan sehingga  mengganggu pengguna jalan yang sedang melintas.

    “ Kita bisa lihat, kondisi Pasar dari dulu hingga saat ini masih amburadul jadi terkesan kumuh dan semrawut. Ditambah lagi kondisi drainase yang tidak berfungsi. Ini harus segera dibenahi, jika drainase berada dilokasi seperti Mega Mall itu menjadi tanggung jawab pihak pengembang, dan drainase yang diluar komplek  3M itu menjadi tanggung jawab Pemerintah. Sesekali Kadis Pasar itu turun ke lokasilah pada saat hujan jadi tau kondisinya jangan cuma duduk di belakang meja menerima laporan saja,” tegasnya. (Igun)

  • Berita Terkait

  • Gaya Hidup Glamor & Banyak Istri Simpanan Buat Polisi Ini Tergoda Kas Mandiri Rp 10 M

    Pemerintah Salah Kaprah Gunakan Cukai Tembakau Untuk BPJS

    Awal Tahun DPRD Metro Akan Sahkan 4 Raperda

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar