Kapolda: Perhatian Khusus Daerah Rawan Konflik

05 Januari 2018 - 10:17:51 | 8154 | BERITA DAERAH

DL/05012018/Bandarlampung

---- Kapolda Lampung Inspektur Jendral Suroso Hadi Wiswoyo menegaskan bahwa polisi akan memback-up penuh jalannya Pemilukada Gubernur dan Bupati di Lampung tahun ini.

Pernyataan resmi disampaikan kepada wartawan usai apel kesiapan pengamanan operasi Mantap Praja di halaman Polda Lampung, dalam rangka pemilukada di Lampung 2017, Jumat 5 Januari 2018.

Suroso menegaskan berbagai bentuk gangguan yang akan menghambat jalannya pesta demokrasi baik di tingkat kabupaten maupun provinsi baik secara terbuka maupun tertutup.

Polri dalam hal ini berkeja bersama TNI dan unsur pengamanan lainnya dalam mengcover kegiatan yang berhubungan dengan pemilukada di Lampung. “Kami bekerjasama intensif dengan TNI dan semua pihak untuk pengamanan terpadu ini, termasuk beberapa hal di luar lapangan akan dibentuk Satgas-satgas. Termasuk Satgas Gakumdu dan bahkan Satgas untuk Money Politic.” Kata Suroso.

Ditanyakan soal pengamanan prioritas, Jendral bintang satu ini menegaskan bahwa 60 persen kekuatan Polisi di Lampung akan memback-up pengamanan. “Sesuai yang sudah direncanakan bahwa kami akan turunkan kekuatan dua pertiga kekuatan yang ada akan dikerahkan, ditambah dari Polres dan Polsek yang saat ini daerahnya akan menyelenggarakan Pemilukada, seperti Lampung Utara dan Tanggamus,” ujarnya.

Daerah Konflik

Selain memetakan daerah-daerah pengamanan yang standar, Polda juga atas data dari KPU Lampung akan menjaga secara ekstra beberapa daerah rawan konflik. “Ya pasti kami berikan perhatian khusus bagi daerah yang berbasis massa calon-calon kandidat. Daerah itu yang akan menentukan dari KPU Lampung, pak Nanang Trenggono dan kawan-kawan,” tambah Suroso.

Sementara itu dalam segi pengamanan juga mengawasi gejala terorisme yang dikhawatirkan akan mengganggu jalannya pesta demokrasi ini.

Suroso menambahkan bahwa dalam pengamanan melekat pada para calon baik Bupati maupun Gubernur, Polisi akan menempatkan setidaknya dua personil Polisi yang melekat pada kegiatan harian para calon, baik secara terbuka maupun tertutup. (tim)