X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

Mustafa dan Dendi di Bulan Bakti Karang Taruna Lamteng

  • dibaca 453 kali

    DL/16122017/Lampung Tengah

    ---- Perhelatan Bulan Bakti Karang Taruna di Kabupaten Lampung Tengah berlangsung meriah. Berbagai produk Kece (kampung ekonomi creative) dipamerkan dalam acara yang dipusatkan di lapangan merdeka Kotagajah, Selasa, 12 Desember 2017.

    Hadir Ketua Karang Taruna provinsi Lampung, Dendi Romadona dan Bupati Lampung Tengah DR. Ir. Mustafa. Keduanya memberikan semangat kepada ratusan pengurus Karang Taruna agar menjadi pemuda yang mampu membawa perubahan bagi masyarakat dan daerah.

    “Karang Taruna bukanlah organisasi biasa, tidak hanya berisi pemuda, tetapi juga berisi tokoh-tokoh masyarakat dan pemerintah yang selalu siap memberikan support kepada Karang Taruna. Ada 12 ribu anggota Karang Taruna di Lampung Tengah, saya tunggu karya dan idenya untuk masyarakat,” ungkapnya.

    Ia juga menyampaikan terima kasih dan apresiasinya kepada Pemkab Lampung Tengah yang telah memberikan perhatian besar kepada kemajuan Karang Taruna. Dia berharap perhatian tersebut akan terus berkesinambungan dan ditingkatkan.

    “Saya percaya Bulan Bakti Karang Taruna di Lampung Tengah bisa menjadi yang terbaik. Ini tidak terlepas dukungan dan kepedulian pemerintah. Karang Taruna adalah anak kandung pemerintah, saya harap perhatian terus dilakukan dan diberikan secara berkesinambungan,” ujar Bupati Pesawaran ini.

    Sementara itu, Bupati Mustafa dalam sambutannya berharap Karang Taruna Lampung Tengah bisa melaksanakan kerja-kerja yang dapat menyentuh masyarakat. Ia minta Karang Taruna bisa menjadi organisasi yang mendukung pembangunan dan program pemerintah.

    “Karang Taruna harus bisa menjadi gerakan sosial di tengah masyarakat. Dengan begitu, Karang Taruna akan terasa manfaat dan kehadirannya. Karang Taruna jangan hanya ada, tapi jelas ada gerakan sosialnya,” ujarnya.

    Apalagi, kata dia, Karang Taruna berisikan para pemuda yang bisa mensosialisasikan nilai-nilai kebersamaan di lingkungan, mengokohkan nilai-nilai kebangsaan, dan juga mengukuhkan fakta kebihnekaan.

    “Saya kira kalau fungsi besar ini kita pahami dengan baik niscaya kita akan sangat aktif di Karang Taruna karena keaktifan ini akan menjadi sebuah gerakan sosial untuk merajut, menenun kebangsaan kita,” imbuh Mustafa.

    Di Lampung Tengah, upaya pemberdayaan terhadap pemuda terus dilakukan pemerintah daerah, diantaranya dengan mengalokasikan anggaran untuk Karang Taruna Rp300 juta.

    Dari pantauan media, acara Bulan Bakti Karang Taruna diikuti ratusan anggota Karang Taruna yang memamerkan produk-produk hasil kreativitas pemuda di kampung-kampung, mulai dari jasa sablon, olahan makanan, modifikasi motor, bonsai, kerajinan kayu, patung, dan hasil kreativitas lainnya yang bernilai ekonomi.

    Pada kesempatan itu, Mustafa dan Dendi juga menyerahkan penghargaan Satya Lencana Aditya Karya Mahatva Yodha kepada pembina Karang Taruna di Lampung Tengah. Teriakan Kece menggema saat Mustafa dan Dendi menyambangi satu per satu stand pameran bulan bakti Karang Taruna. (Ted) 

  • Berita Terkait

  • Kapolres Ingin Pers Bekerjasama

    Konsumsi Sabu, PNS Dinas PU Lampura Diringkus

    AKP Yoffi: Sebagai Polisi Kita Netral Dalam Politik

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar