X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

Sidak ke Disdik Kota Metro, Anggota Dewan Kecewa

  • dibaca 155 kali

    DL/15122017/Kota Metro


    ---- Para angota Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Metro, kecewa dengan kinerja Dinas Pendidikan (Disdik) setempat. Pasalnya, saat melakukan sidak ke Disdik dan mempertanyakan soal keterlambatan pembayaran uang sertifikasi guru, hanya mendapat jawaban tidak tahu dari pihak Disdik.

    Para angota Dewan itu prihatin dengan para pejabat Disdik yang saat ini, karena sangat minim informasi. Disaat kondisi serba maju dan canggih serta akses yang sangat mudah menggunakan internet, namun lembaga yang menaungi pendidikan di Kota Metro masih minim informasi.

    “Hasil kunjungan tadi, kami sendiri belum mendapat data teknis, seperti jumlah penerimanya berapa, tunggakannya berapa. Jadi pertanyaan kami pun belum dijawab semua. Kita saja nunggu jawaban. Dijaman yang serba canggih segala sesuatunya dapat diakses dengan internet, tapi setiap ditanya data jawabnya selalu tidak tahu, ini sangat ironis," jelas Alizar, kepada awak media usai sidak Selasa 12 Desember 2017.

    Hal senada juga diungkapkan Sekretaris Komisi II,  Yulianto, menurutnya, Dinas Pendidikan harusnya dapat memberikan informasi yang akurat terkait sertifikasi para guru dan insentif guru honor di Metro. Supaya tidak menimbulkan keresahan para guru.

    Enggak jelas juga tadi penjelasannya. Teknis keterlambatan katanya itu karena SK terbit dua kali, akhirnya ada beberapa kendala. Intinya ya enggak jelas juga,” jelas Yulianto.

    Yulianto berharap, tidak ada unsur kesengajaan dilakukan penahanan uang untuk tidak dibayarkan. Jika memang dananya ada, seharusnya sudah bisa dibagikan, karena itu hak para guru.

    Tidak Sinkron

    Terpisah, salah seorang guru di salah satu Sekolah Dasar di Kota Metro yang tidak ingin disebutkan identitasnya mengaku, para guru belum mendapatkan dana sertifikasi dari bulan Juli hingga Desember 2017.

    “Belum ada sama sekali. Dari Juli lalu. Harusnya kan per tiga bulan sekali, tapi sampai sekarang belum dibayar. Ini sudah enam bulan, yang honor-honor di tempat saya juga belum ada yang keluar insentif,” katanya.

    Dari informasi yang dirinya dapat, tidak hanya guru SD, Guru TK sampai SMP pun belum ada yang dibayar. “Teman-teman yang lain juga belum. Kita cuma minta penjelasan saja. Kapan atau kenapa,” jelasnya.

    Hal berbeda disampaikan oleh pihak Disdik, saat hal ini dikonfirmasi kepada pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Metro, mereka enggan menerima konfirmasi awak media yang saat itu juga turut serta dalam kunjungan Komisi II DPRD.

    Awak media hanya mendapat sedikit keterangan dari Kepala Seksi Pendidikan Anak Usia Dini, Indra Yani, yang saat itu juga tergesa-gesa masuk ke ruang kerjanya.

    “Sudah, sudah. Sudah cair. Nanti langsung tanya ke kabidnya saja, satu pintu saja ya,” ucap Indrayani, Kasi Paud Disdik Metro yang sejurus kemudian berlalu meninggalkan awak media.

    Apa yang diungkapkan Indra Yani, bahwa uang sertifikasi sudah dibayarkan melenceng jauh dari kenyataan di lapangan.

    Bahkan pada Minggu lalu, Sekretaris Dinas Pendidikan juga enggan menemui awak media yang ingin konfirmasi terkait sertifikasi dan intensif tenaga honorer. (Igun) 

  • Berita Terkait

  • Arinal: Tidak Sekedar Sosialisasi

    Penyakit Difteri Mewabah, DPR Minta Kemenkes Dievaluasi

    Ridho Pembicara di IBIC Jakarta

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar