Hartarto: Harus Lebih Banyak Pertandingan

05 Desember 2017 - 01:08:36 | 309 | OLAHRAGA

DL/04122017/Bandarlampung

---- Ketua Umum Asosiasi Provinsi PSSI Lampung, Hartarto Lojaya menegaskan bahwa untuk memberikan dorongan para pemain muda meningkatkan kualitas permainannya, ahrus melalui banyak pertandingan.

Ini diungkapkan Hartarto Lojaya sesaat setelah partai final cabang Futsal Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Lampung yang ke VIII/2017 di Interganda Futsal Arena Bandarlampung. Senin 4 Desember 2017.

Hartarto menegaskan bahwa Porprov sebagai salah satu dari banyak pertandingan yang seharusnya mampu dipergunakan sebagai ajang uji kemampuan selama dalam latihan sebelum even ini digelar dan pembinaan futsal usia muda di Lampung ini.

Banyaknya klub yang membina pemain muda di Lampung diharapkan akan tumbuh sebuah iklim pembinaan yang baik dan tepat untuk menghasilkan pemain-pemain berkualitas. “Saya ingin, para pemilik klub juga berperan dalam hal ini. Membina dan seterunya memberikan kesempatan anak-anak local Lampung bermain dalam jumlah pertandingan yang banyak, sehingga akan tumbuh anak-anak berkualitas,” ujarnya.

Sebelum penyerahan medali kepada para pemenang, sebelumnya Hartarto Lojaya dengan inisiatifnya memberikan bonus kepada pemain berbakat. Ada dua orang yang dipilih panitia pelaksana, yang satu mewakili pemain denganproduktivitas gol terbanyak, yakni Ali Imron dari tim futsal Kota Metro.

Sementara satu bonus dan tali asih dari Ketua Asprov PSSI Lampung adalah Refani Putra Sela, kapten tim Kota Bandarlampung.

Terkait hal ini, Hartarto menegaskan bahwa ini bentuk kepedulian seorang Pembina Olahraga, bahwa memotivasi itu sangat penting, meski baru kepada satu dua orang, namun ini akan mengispirasi pemain lain untuk bermain lebih baik dan bermanfaat bagi timnya.

“Saya niatkan ini untuk perangsang semangat anak-anak muda ini, ndak usah dikaitkan dengan persoalan dan aturan apapun. Ini pribadi. Siapapun yang direkomendasikan oleh panitia layak untuk kami berikan bonus, ya itulah yang saya percayai. Dan ini untuk memotivasi, itu saja,” tegasnya.

Sementara ketua Asosiasi Futsal Provinsi Lampung, Eddy Samsu menegaskan bahwa dalam Porprov ini merupakan arena pembukti bahwa pembinaan futsal berjalan atau tidak. “Di tim-tim ini kan kelihatan. Banyak pemain muda berbakat, sehingga nanti jika untuk menyeleksi pemain dalam rangka persiapan Pra PON 2020, akan lebih mudah memperolah pemain berkualitas,” katanya.

Futsal Porprov berakhrir dengan peraih medali emasnya dari kota bandarlampung, Perak Tulangbawang dan Perunggu Kota Metro. (don / foto: ageng)