Target Tahun Depan 100 Persen Mesuji ODF

01 Desember 2017 - 03:39:18 | 270 | BERITA DAERAH

DL/01122017/Mesuji

---- Sepuluh Desa di Kabupaten Mesuji mendeklarasi stop buang air besar sembarangan, dan Penyerahan surat keputusan  penetapan  Puskesmas dengan status Badan Layanaan Umum Daerah bertempat di Taman Keanekaragaman Hayati, desa Mekarjaya Kecamatan Tanjungraya, Kamis 30 November 2017.

Deklarasi Open defecation free, stop buang air besar sembarangan, di Kabupaten Mesuji diikuti 10 desa diantaranya desa Sidorahayu kecamatan Rawa Jitu Utara, desa Mekarsari kecamatan Tanjungraya, desa Bujung Buring Baru kecamatan Tanjungraya, desa Gedung Srimulyo kecamatan Way Serdang.

Kemudian desa Adi Mulyo kecamatan Pancajaya, desa Budi Aji kecamatan Simpang Pematang, desa Agung Batin Kecamatan Simpang Pematang, Desa Jaya Sakti Kecamatan Simpang Pematang, serta Desa Harapanjaya Kecamatan Simpang Pematang.  

Pada surat keputusan penetapan Puskesmas dengan status Badan Layanan Umum Daerah, dari hasil penilaian dokumen yang diketahui oleh sekertaris Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji, ada 12 Puskesmas dari 14 Puskesmas se-Kabupaten Mesuji.

Dalam acara tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Mesuji H Saply TH, Tim verifikasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Bertha Sitepu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mesuji Rizal Fauzi, plt Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji Indra Kusuma Wijaya, Kepala Dinas PMD Mesuji Sunardi, kepala dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mesuji Syamsudin, pabung 0426 Tulang Bawang infantri Agus Sutono, Kapolsek Tanjungraya Iptu Sarijo, Camat se-Kabupaten Mesuji dan kepaala Desa.

Tim verifikasi dari Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Bertha Sitepu mengatakan bahwa deklarasi stop buang air besar sembarangan di sepuluh desa  di Kabupaten Mesuji, berjalan baik. “Saya apresiasi pemkab dan forkopimda yang telah berkomitmen dan memberikan pendampingan terhadap desa-desa di Kabupaten Mesuji, dalam percepatan target  universal akses tahun 2019, diantaranya akses 100 persen, kawasan kumuh 0 persen, akses sanitasi 100 persen.” ungkap Bertha Sitepu

Sementara Wakil Bupati Mesuji H Saply TH menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai awalan program selanjutnya. “Promosikan desa-desa yang sudah menerapkan Open defecation free (ODF) kepada desa-desa lain yang belum menerapkan, diharapkan dengan langkah ini, desa-desa yang masyarakatnya masih terbiasa buang air besar di sembarang tempat, akan terpacu dan merubah perilakunya membuang air besar di jamban, sehingga kedepan Kabupaten Mesuji dapat ODF secara 100 persen.” Ujarnya. (sup)