Bulutangkis: Sore Ini Dua Medali Emas Diperebutkan

29 November 2017 - 10:49:02 | 221 | OLAHRAGA

DL/29112017/Bandarlampung

---- Cabang Olahraga (Cabor) Bulutangkis Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII yang digelar di Lapangan Bulutangkis Lampung Walk, bandarlampung hari ini Rabu 29 November 2017 menyelesaikan pertandingan beregu putri dan putra.

Menurut Eko Agung saputra Ketua Pelaksana pertandingan bulutangkis, hingga mala mini akan diselesaikan partai semifinal hingga final beregu putra dan putri. “Ya memang sesuai jadwal kami harus menyelesaikan pertandingan di nomor beregu sehingga mala mini sudah ada dua medali emas dari bulutangkis, meskipun pengalungan medalinya belum hari ini,” kata Eko.

Pada semifinal akan bertemu beregu putri Bandarlampung ditantang Pringsewu, sementara putri Mesuji akan berhadapan dengan gadis-gadis dari Lampung Selatan.

Dibagian putra, regu putra Bandarlampung juga akan bertemu putra Pringsewu, sementara disemifinal lainnya putra Lampung Timur akan menantang Kota Metro.

Cabang bulutangkis diikuti 12 Kabupaten dan Kota dengan 11 atlet putra dan 49 putri. “Dari nomor yang kami pertandingkan memang mendahulukan permainan beregu, sehingga para pemain bisa kembali bermain di nomor perorangan. Di nomor ini ada Tunggal dan Ganda, serta Ganda Campuran,” Tambah Eko.

Minta Perhatian Pemerintah

Sementara dari regu bulutangkis Bandarlampung mengatakan bahwa target untuk beregu putri tidak muluk-muluk, paling tidak bisa meraih medali perunggu, namun untuk beregu putra optimis meraih emas.

Bandarlampung menurunkan pebulutangkisnya di semua nomor yang dipertandingkan, baik beregu maupun perorangan. Materi pemainnya puna sudah sedemikian rupa dipersiapkan untuk meraih medali.

Sabda, pelatih Bandarlampung mengatakan bahwa tim nya sudah siap tempur di Porprov VIII Kali ini. “Kami persiapannya cukup dan nyaris tanpa kendala. Bahkan ada dua anak kami yang selama ini karena urusan sekolah, mereka berlatih di Jakarta dan kali ini bisa turun.” Katanya.

Didesak soal strategi memenangkan partai beregu, Sabda mengatakan bahwa dalam Porprov kali ini sudah diberlakukan sistim peringkat, sehingga dalam menurunkan pemain tidak boleh sembarangan. “Kami sudah sepakat dengan system peringkat, sehingga tidak mungkin menurunkan pemain dengan rangking rendah dipartai perdana dalam beregu, itu tidak boleh. Sehingga semua harus dipersiapkan sesuai aturannya. Ini kan juga dalam rangka pembinaan pemain muda,” ujarnya.

Sabda menginginkan ada perhatian yang lebih serius dari Pengprov PBSI Lampung, khususnya dalam pembibitan atlet dan menyatukan atlet menjadi satu wadah yang kuat di Lampung.

“Saya sebenarnya inginkan ada semacam perkumpulan atlet yang bisa menyatukan kita klub-klub di Lampung ini sehingga akan terfokus dalam pebinaan atlet muda, dan tidak ego sentris klub yang menonjol. Dengan begitu akan lebih mudah memantau anak didik kita untuk prestasi Lampung juga,” ungkap Sabda. (ageng)