Tim Voli Putra Kota Metro Mundur Dari Porprov

24 November 2017 - 21:51:28 | 251 | OLAHRAGA

DL/24112017/Kota Metro

---- Kesiapan KONI Kota Metro dalam mempersiapkan Kontingen Porprov Lampung ke VIII sempat diwarnai tindakan tidak terpuji dari Tim Voli Putra kota Metro. Tim Voli Putra kota Metro secara mendadak menyatakan mundur dari Cabor Porprov dan tidak akan ikut bertanding pada ajang Porprov ke VIII Lampung.

Diduga mundurnya Tim Voli Putra kota Metro karena terjadi selisih paham antar pengurus Tim, sehingga menjadi buntut para pemain mundur dan tidak ingin bertanding membela kota Metro dan mereka mengembalikan seluruh akomodasi dan perlengkapan bertanding kepada Panitia Kontingen.

Menyikapi hal ini, mewakili ketua Kontingen A. Nasir, Sekretaris Kontingen Naim Emel Prahana usai mengikuti upacara pelepasan Kontingen dihalaman Pemkot Metro, pada Jumat 24 November 2017  kepada awak media mengatakan pihaknya membenarkan bahwa Tim Voli Putra menyatakan mundur dari Cabor Porprov.

“ Memang benar Tim Voli Putra menyatakan mundur dari Porprov dan kami tidak tahu secara pasti apa alasan mereka mundur. Kami sangat menyayangkan jika hal ini benar-benar terjadi, pasalanya dari semua Cabor yang kami bentuk dan seleksi hingga hari ini tidak ada masalah semuanya berjalan lancar . tapi tiba-tiba Tim Voli putra yang menyatakan mundur,” jelas Naim.

Naim juga tidak menampik, jika setiap ajang Porprov berlangsung hanya Tim Voli Putra yang selalu bermasalah. Saat disinggung masalah jual beli Atlet pada Tim Voli seperti isu yang berkembang, Naim enggan berkomentar. Tapi pihaknya tidak menampik jika Tim Voli Putra kota Metro menyatakan mundur dari ajang Porprov dan tidak mau membela kota Metro.

“ Kalau soal jual beli Atlit kami tidak tau, tapi yang pasti secara umum kontingen kota Metro siap bertanding di ajang Porprov Lampung. Terkait persoalan ini kami seluruh Panita akan melakukan kordinasi,” katanya.

Pantauan detiklampung.com usai upacara Pelepasan Kontingen oleh walikota  dihalaman Pemkot Metro, Rombongan Tim Voli Putra sempat hadir dan mereka tidak mengenakan seragam Kontingen, seperti Atlet Cabor lainya. (Igun)