MRTC Membangun Negeri

07 November 2017 - 13:16:37 | 243 | NASIONAL

DL/06112017/Morottai

---- Tidak semuanya Club motor itu arogan dan ugalan-ugalan, patut dicontoh para bikers yang tergabung dalam komunitas Morottai Trail Adventure Club (MRTC), mereka peduli dengan kondisi alam sekitar serta peduli untuk membangun daerahnya dari segi Pariwisata.

Dibawah binaan Danlanud Leo Wattimena  Kolonel Pnb. Rachmat Syah Lubis dan bermarkas di Museum Trikora Kabupaten Pulau Morottai MRTC  selalu bertekad memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan daerahnya.

Anggota komunitas MRTC sendiri terdiri dari berbagai profesi seperti, anggota TNI, Kepolisian, angota DPRD, Wartawan, ASN  dan masyarakat. Dengan motto Liar Di hutan Sopan Di jalan, MRTC  turut berpartisipasi membangun Negeri.

Dalam rangka menyongsong hari Pahlawan pada 10 Nopember mendatang, melakukan kegiatan trabas di hutan mencari destinasi pariwisata yang belum terjangkau oleh masyarakat umum.  MRTC melakukan kegiatan Gerakan Kesadaran Nasional, Sabtu  4 November 2017.

kegiatan tersebut diikuti sekitar 200 peserta, turut  hadir pada acara tersebut, Wakil Bupati Pulau Morottai  Asrun Padoma, S.Ag. Para Komandan Satuan TNI/Polri Pulau Morotai, Forkopimda, Personil TNI/Polri Pulau Morotai, Organisasi Kepemudaan , masyarakat Pulau Morotai, serta Trio Bumi Moro yaitu pendiri pemekaran Kabupaten Pulau Morottai.

Dalam sambutanya Komandan Lanud Leo Wattimena, yang juga selaku ketua pembina dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi dan kebanggaan kepada seluruh hadirin yang telah meluangkan waktu hadir pada acara tersebut, guna mengikut kegiatan  Gerakan Kesadaran Nasional dari Morotai Membangun Negeri.

“Kegiatan ini murni semua lahir dari kita pemuda-pemudi Pulau Morotai untuk bersama-sama merubah wajah kampung halaman kita.Mari kita bangun Morottai ini dengan hal-hal kecil yang bisa kita lakukan untuk menuju Morottai yang sejahtera, Adil dan makmur  untuk kesejahteraan bagi seluruh masyarakat pulau Morotai,” katanya.

Rachmad Syah menjelaskan,selain untuk meningkatkan  rasa kesatuan dan persatuan ,rasa peduli, silaturahmi dan kebersamaan kegiatan ini juga sebagai wahana untuk promosi pariwisata di Pulau Morotai.Yang bertujuan  untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten tersebut.

“ Mari kita tunjukkan kepada pemuda-pemudi Indonesia, bahwa dari pulau nan jauh di ujung Timur Indonesia di museum Trikora pulau Morotai ini, ada namanya Bhinneka Tunggal Ika walaupun berbeda-beda suku, bahasa, agama namun kita bersatu padu untuk bersama-sama membangun Morotai. Melalui aksi kecil kita, mari kita bangkitkan gerakan kesadaran Nasional,” tegasnya.

Rachmad S Lubis berharap semoga ini bukan kegiatan  sebatas seremonial namun harus terus berlanjut dan berkesinambungan. Semua pihak harus ikut berpartisipasi, ikut sumbangsih pemikiran dan ide cemerlang guna kemajuan pembangunan di segala bidang.

Adapun agenda kegiatan MRTC itu sendiri  dikemas dalam satu kegiatan Baksos yang meliputi,  bersih-bersih disekitar Museum Trikora dan sekitar Pantai Garuda dan  pada malam harinya.

Sabtu 4 November 2017 dilanjutkan dengan nonton bareng film perjuangan bersama masyarakat setempat.

Tidak kalah pentingnya seperti diungkapkan oleh,Trio Bumi Moro yang ikut dalam kegiatan ini pihaknya merasa sangat bangga, terlebih,di bulan November ini adalah hari bersejarah bagi masyarakat Bumi Moro karena , berhasil di mekarkan tepatnya pada 2 November 1949 .

Tidak hanya itu,di bulan November ada peristiwa bersejarah di Morottai dan bagi Bangsa Indonesia dimana, pada 2 Pebruari 1949 PBB resmi melepaskan Morottai ke pangkuan Ibu Pertiwi. Dan saat itu, untuk pertamakalinya pemuda Moro berhasil mengibarkan Sangsaka Merah Putih di Bumi Moro, hal ini yang harus diketahui oleh pemuda pemuda Morottai dan seluruh Bangsa Indonesia. (Igun/ Roger)