Samsi Kirim Surat Cinta Buat Kabag Hukum Lampura

03 November 2017 - 19:49:10 | 400 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/03112017/Kotabumi

--- Makin hangat dan cenderung memanas, persoalan yang bermla dari Pilkades Serentak khususnya di Desa Bandar Putih, Lampung Utara.

Samsi, yang dalam hal ini penggugat, telah membawa kasus ini ke pengadilan, dan perkaranya sudah mulai disidangkan di Pengadilan Negeri Kotabumi.

Ada banyak kaitan yang melilit pada persoalan Pilkades ini, bahkan ada istilah surat cinta yang dikirimkan oleh Samsi, selaku seorang Bakal Calon Kades yang digugurkan sebelum bertarung.

Surat cinta itu dikirimkannya kepada Kabag Hukum Kabupaten Lampung Utara, Hendri. Penggugat sengaja mengirimkan surat tersebut kepada Hendri.

Alasannya, karena dalam perkara itu penggugat dilaporkan ke pihak berwajib dengan tuduhan pemalsuan surat pernyataan tidak ada hubungan keluarga dengan para bakal calon Kepala Desa Bandar Putih saat akan mengikuti pencalonan pada Pilkades serentak di Lampung Utara beberapa waktu lalu.

“Saat itu, kami seluruh Bakal Calon Kepala Desa disuruh panitia menandatangani surat pernyataan yang telah dibuat panitia tingkat kabupaten, bahkan surat tersebut sempat dirubah dua kali karena camat tidak mau menandatnganinya. Kenapa kok ini cuman saya saja yang dilaporkan kepihak berwajib, padahal kami seluruh bakal calon hanya diperintahkan untuk menandatanganinya saja guna kelengkapan berkas pencalonan.” jelas Samsi.

Sementara dalam surat cinta yang dilayangkan Samsi kepada Hendri itu berisikan beberapa penjelasan terkait beberapa permasalahan Pilkades Serentak di Lampung Utara.

Samsi meminta agar laporan tersebut segera dicabut jika permasalahan ini tidak akan melebar dan muncul maslh baru.

“Saya harap mereka segera mencabut laporan itu jika tidak, kemungkinan akan timbul persoalan baru yang akan merepotkan Kabag Hukum nantinya, termasuk masalah Dana Bantuan Hukum untuk masyarakat miskin baik yang sudah direalisasikan maupun yang belum dicairkan,” ungkap Samsi yang juga menjabat sebagai Ketua LBH Awalindo Cabang Lampung Utara.

Samsi berharap, Hendri selaku Kabag hukum Pemkab Lampura dapat memandang permasalahan ini dengan bijak bukan dengan emosional. “Saya harap Hendri selaku manajer dalam perkara ini dapat berpikir lebih matang dan bijaksana jangan mengedepankan emosional, karna jika pemkab salah mengambil langkah tidak menutup kemungkinan akan berdampak luas dan melebar kepersoalan lainnya,” harap Samsi. (Zan)