YJI Sebagai Pelopor Hidup Sehat

01 November 2017 - 01:33:47 | 4563 | KESEHATAN

DL/01112017/Bandarlampung

--- Yayasan Jantung Indonesia harus mampu menjadi pelopor hidup sehat. “Saya mengajak kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik agar bersungguh-sungguh dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas dan fungsi kepengurusan sesuai dengan visi yayasan jantung Indonesia, yakni sebagai pelopor Gaya Hidup Sehat.” Kata Yustin Ficardo.

Ini disampaikannya sesaat setelah pelantikan sebagai ketua terpilih Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Utama Lampung periode 2017 - 2022 oleh Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia, Syahlina Zuhal di Balai Keratun, Provinsi Lampung, Selasa 31 Oktober 2017 pagi.

Yayasan jantung Indonesia merupakan lembaga masyarakat yang berfokus kepada pengingkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya upaya pencegahan penyakit jantung.

Upaya pencegahan penyakit jantung, menurut Yustin Ficardo dapat dilakukan dengan upaya pemasyarakatan panca usaha jantung sehat.

“Tentunya sudah menjadi tantangan bagi kita untuk bersama-sama mengupayakan gerakan panca usaha jantung sehat, yakni seimbang gizi, enyahkan rokok, hadapi stres, atur tekanan darah, dan teratur berolah raga.” papar Yustin.

Dalam sambutan pertamanya sebagai Ketua YJI Cabang Utama Lampung, Yustin Ficardo menekankan gerakan panca usaha jantung sehat melalui beberapa kegiatan, diantaranya adalah mengadakan pemeriksaan kesehatan jantung, mengupayakan konsultasi kesehatan jantung kepada masyarakat, melakukan penyuluhan gaya hidup sehat, dan meningkatkan peran klub jantung sehat di masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung dengan hidmat tersebut di hadiri oleh Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia Syahlina Zuhal, Asisten III Bidang Administrasi Umum Ir. Hamartoni Ahadis, M.M, Kepala dinas kesehatan Provinsi Lampung Dr. dr, Hj. Reihana, M.Kes, jajaran Forkopimda Provinsi Lampung, Ketua Organisasi masyarakat dan organisasi kesehatan, undangan serta seluruh penasehat dan pengurus Yayasan Jantung Sehat Indonesia cabang utama Lampung masa bakti 2017 – 2022. (MrF)