Heboh Dokter Tidak Senonoh, Anggota DPRD Angkat Bicara

31 Oktober 2017 - 13:39:36 | 393 | HUMANIORA

DL/31102017/Mesuji

---- Heboh kejadian tidak senonoh yang dilakukan dokter Kepala Puskesmas Rawat Inap Mesuji terhadap pasien yang melakukan persalinan, sekretaris Komisi C DPRD Mesuji, Nuyadi Hartopo angkat bicara.

Kejadian ini telah mencederai profesi dokter sebagai pengabdi kesehatan masyarakat. “Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Jika benar terjadi maka harus diproses dengan benar sesuai prosedur hukum yang berlaku. Ini menyangkut nyawa seseorang baik si ibu dan bayinya,” kata Hartopo, Rabu 18 Oktober 2017.

Bagaiamanpun kondisinya dokter yang sudah dianggap sebagai tenaga ahli dan penyelamat, harus bertindak profesional.

“Ini harus diusut dan ditangani dengan tuntas, agar tidak ada lagi tindakan seperti ini, bahaya. Dugaan dokternya marah karena pasien menggunakan BPJS itu juga perlu dikaji. BPJS itu program pemerintah, kok dokter bisa-bisanya emosi karena pasiennya pakai BPJS,” tandasnya.

Hartopo berjanji akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Mesuji untuk melakukan konfirmasi dan mencari kebenaran ini. “Jika dokter tersebut memang melakukan perbuatan seperti yang diungkapkan pasien, maka harus ditindak. Bukan hanya dipindah tempatkan, karena kabar yang saya terima baru-baru ini masyarakat sangat khawatir tentang perlakuan dokter ini di Puskesmas tersebut,” Tegasnya.

Untuk diketahui bersama bahwa dugaan perlakuan tidak senonoh oknum dokter tersebut dilakukan pada seorang pasien bernama Sri Wigati warga Desa Fajar Baru Kecamatan Pancajaya Kabupaten Mesuji pada saat menjalani proses persalinan di Puskesmas Pancajaya. (Sup)