Mahasiswa STIK-PTIK Kepolisan Sambangi Pemkot Metro

13 Oktober 2017 - 07:04:11 | 351 | BERITA DAERAH

DL/13102017/Kota Metro

---- Pemerintah Kota Metro menyambut kedatangan rombongan Mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian  (STIK-PTIK) Angkatan ke 72 yang  sedang melakukan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di wilayah Polres Metro. Para Mahasiswa disambut oleh Walikota Metro Achmad Pairin dan wakil walikota Djohan di Operation Room (OR) Pemda setempat, Senin 9 Oktober 2017.

Rombongan Mahasiswa STIK-PTIK yang berjumlah 11 orang dan 1 pendamping ini dalam rangka menjalankan kegiatan pendidikan dengan program pengabdian kepada masyarakat, yang mengangkat permasalahan tentang, bagaimana cara menertibkan pedagang kaki lima di kawasan Pasar Kopindo Kota Metro.

Perwira Pendamping Kombes Pol Drs. H.R Sukma Haryoko menyampikan, para mahasiwa ini secara keseluruhan berjumlah 81 orang yang disebar ke 6 Kabupaten/Kota untuk melakukan program pendidikan selama 5 hari. Dan  Kota Metro adalah salah satu daerah yang dipilih untuk penelitian program pengabdian masyarakat.

“Kedatangan kami disini, bertujuan untuk mencari solusi, bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dan Polres dalam memberikan masukan-masukan. Dan rencananya malam ini para mahasiswa ini akan turun langsung ke Pasar Kopindo Kota Metro. Dan harapannya, kami tidak hanya berjalan pada malam ini saja namun selama kami berada disini, sehingga program walikota ini dapat segera terselesaikan,” jelas Sukma Haryoko.

Tidak hanya itu lanjut Sukma Haryoko,  rombongan Mahasiswa PTIK juga akan melaklukan pertemuan dengan tokoh masyarakat, para pejabat yang berkaitan dengan permasalahan yang ada.

“Sekembalinya kami dari sini dapat mencapai solusi yang diinginkan oleh Pemkot Metro.diharapkan, Pasar Kopindo tidak menjadi permasalahan di Kota Metro,” tutupnya.

Sementara, Walikota Metro Achmad Pairin menyampaikan ucapan selamat datang dan bertugas kepada para mahasiswa STIK-PTIK Angkatan ke 72 di Kota Metro selama 5 hari, yang akan menangani masalah penertipan Pasar Kopindo Kota Metro.

Pada kesempatan itu, walikota juga memaparkan visi Kota Metro, luas daerah dan potensi yang dimiliki baik dari sisi sumber daya manusia hingga sisi pendidikan. Dikatakan Achmad Pairin, kondisi tersulit yang pernah dialami Kota Metro, yaitu terkait penertiban pasar.

“ Masalah Pasar, merupakan hal yang tersulit yang pernah kami alami dalam segi penataan. Namun, dengan kecermatan dan kesabaran semua itu dapat kami selesaikan dengan baik. Tujuan kami Pemerintah memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tandasnya. (Igun)