DPRD Kota Metro Sahkan Tiga Raperda

13 Oktober 2017 - 06:19:45 | 3105 | BERITA DAERAH

DL/13102017/Kota Metro

---- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Metro, menggelar rapat paripurna pengesahan tiga raperda inisiatif. Rapat yang dipimpin langsung oleh ketua DPRD Anna Morinda, pada Selasa 10 Oktober 2017, mengesahkan tiga Raperda Kota Metro yaitu pemeliharaan dan pelestarian budaya Lampung, Pariwisata dan Ketertiban Umum serta Kebersihan dan Keindahan.

Dalam paparannya, Wali Kota Metro Achmad Pairin menyampaikan, kebudayaan adalah sebuah hal yang harus dijaga dan dipelihara bersama-sama dan salah satunya caranya adalah dengan membuat Peraturan Daerah yang mengatur tentang pemeliharaan dan pelestarian budaya Lampung.

“Pemeliharaan dan pelestarian budaya Lampung bertujuan untuk melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai kultural yang ada dalam kehidupan bermasyarakat, serta melindungi kebudayaan Lampung yang ada di Kota Metro dengan menjaga keaslian dan kekhasan daerah Kota Metro,” kata Pairin.

Terkait dengan visi Kota Metro sebagai kota pendidikan dan wisata keluarga berbasis ekonomi kerakyatan berlandaskan pembangunan partisipatif, dalam upaya mewujudkan kota pariwisata, ia menyambut baik  mengenai rancangan peraturan daerah penyelenggaraan kota pariwisata.

Sementara, Hendry Susanto ketua Pansus bidang ketertiban umum, kebersihan dan keindahan  menyampaikan bahwa dalam mewujudkan kota wisata, pemerintah daerah secara bersama-sama berkewajiban melakukan pembangunan sektor pariwisata secara fokus.

Antara lain dengan pembangunan berbagai daya tarik wisata, pembangunan fasilitas kepariwisataan, pengembangan akses dan transportasi wisata, pemberdayaan masyarakat dan pengembangan investasi di bidang kepariwisataan.

Dikatakan Hendry, peraturan tersebut diperlukan dalam rangka untuk menciptakan perkotaan yang berwawasan lingkungan serta memberikan kenyamanan bagi seluruh masyarakat Kota Metro.

“Terpeliharanya ketertiban umum yang diwujudkan dalam bentuk perilaku disiplin dan tertib sebagai budaya masyarakat menjadi sangat penting untuk diwujudkan. Masyarakat harus secara sadar, patuh kepada aturan dan hukum yang berlaku, saling hormat menghormati, saling menghargai serta menunaikan hak dan kewajiban secara seimbang,” tandasnya. (Igun)