X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

Dari Sampah Tingkatkan Ekonomi Rakyat

  • dibaca 2674 kali

    DL/30092017/Kotabumi

    ----- Guna meningkatkan ekonomi masyarakat, tim penanggulangan kemiskinan kabupaten Lampung Utara menggagas konsep pengelolaan sampah terpadu dengan cara melibatkan kerjasama antara pemerintah, swasta dan kelompok masyarakat.

    Hal itu disampaikan kepala Bappeda, Syahrizal Adhar selaku koordinator tim penanggulangan kemiskinan bersama timnya yang diketuai Staf Ahli Bupati, Azwar Yazid, Kamis 28 September 2017.

    Syahrizal mengatakan angka kemiskinan di Lampung Utara mencapai 23 persen. “Berdasarkan data BPS angka kemiskinan kita hampir 23 persen atau kurang lebih sekitar 140 ribu jiwa. Meskipun sedikit berbeda dengan fakta dan data yang dimiliki pemerintah daerah tentang angka dan persentase penduduk miskin, namun kita tetap berupaya menjalankan program dan kebijakan yang diharapkan mampu menekan angka kemiskinan tersebut,” ujarnya.

    Salah satu konsep menekan angka kemiskinan itu, dengan cara pemanfaatan sampah agar dapat bernilai ekonomis. Menurut Syahrizal, semua itu memerlukan waktu dan kajian yang matang, serta sumbang saran dari masyarakat pada umumnya. “Kita akan mengkaji pengelolaan sampah terpadu yang endingnya nanti bisa berupa bank sampah,” terangnya.

    Sementara itu, Azwar Yazid mengatakan bahwa sampah merupakan salah satu permasalahan yang dihadapi setiap daerah bahkan tingkat nasional.

    Dalam kajian ini pemerintah berupaya bagaimana menggali potensi dari sampah, agar bisa bernilai ekonomis. “Kita akan menggali potensi nilai tambah dari sampah yang ada baik itu sampah organik maupun un-organik,” kata Azwar

    Tentunya, untuk merealisasikan konsep ini tidak mudah, perlu kerja keras dan dukungan dari semua pihak. “Kita harus mensosialisasikanya kepada masyarakat, selain itu kita juga harus bisa mengubah pola pikir masyarakat agar dapat kreatif dan inovatif dalam menyulap sampah menjadi barang yang bernilai ekonomis. Namun kita juga akan mengkaji lebih dalam lagi kebijakan ini dari hulu hingga hilir untuk mendukung program yang ada dalam konsep ini. Yang pasti ini perlu dukungan kita semua,” Jelas Azwar.

    Sementara rapat koordinasi program pengentasan kemiskinan melalui konsep pengelolaan sampah terpadu yang berlangsung diaula Bappeda ini, diikuti oleh perwakilan ormas, LSM dan insan Pers serta tim pengentasan kemiskinan Kabupaten Lampung Utara. (Zani)

  • Berita Terkait

  • Honda Beri Pelatihan Safety Riding di SD Al-Azhar

    TDM Tirtayasa, Tiap Sabtu Ada Program Istimewa

    Dewi Perssik Mau Ngundi Mobil Bersama Arinal Lagi

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar