Yoga: Kami Segera Berbenah

25 September 2017 - 01:09:22 | 1278 | OLAHRAGA

DL/25092017/Kota Metro

---- Manajer tim futsal 9 Naga, Yoga, menegaskan akan segera berbenah dan tidak larut dalam eforia kemenangan pada gelaran Liga Nusantara Futsal zona Lampung, yang berakhir Minggu 24 September 2017 di lapangan Giga Futsal Arena, Kota Metro.

Ini diungkapkannya usai menerima piala bergilir dari Wakil Ketua Asosiasi Futsal Lampung, dalam rangkaian closing ceremony Liga Nusantara 2017.

“Kami menyadari ini baru awal dari perjuangan anak-anak, selama 2 tahun terakhir. Kami memang tidak serta merta muncul kemudian menjadi juara. Kami mengalami banyak hal dalam perjalanan menuju tangga ini,” katanya.

Kompetisi yang ketat selama sebulan terakhir dalam memperebutkan satu tiket Liga Nusantara Lampung ke Nasional memang dialami oleh semua tim peserta. Hasil akhir yang diperoleh 9 Naga yang ditangani pelatih berlisensi AFC 1, Yopi Hutomo Bhakti merupakan buah dari kebersamaan.

“Ya tentu kita harus bersyukur. Ini perjuangan berat. Anak-anak dengan disiplin yang cukup dan rasa memiliki klub ini, memberikan hasil akhir yang sejauh ini baik. Yopi menangani tim juga cukup sabar dan sangat demokratis,” tambah Yoga.

Untuk mempersiapkan tim ke jenjang yang lebih tinggi, 9 naga masih harus melewati satu babak lagi dengan kompetisi antar zona provinsi yang kemungkinan akan berlangsung di Jawa Barat.

Berminat Jadi Tuan Rumah

Sebelumnya, Yoga sangat berminat untuk bisa menjadi tuan rumah dalam gelaran menuju Liga Pro, di Lampung. “Kami siap untuk mengajukan diri sebagai tuan rumah, jika memang masih memungkinkan. Namun demikian yang terpenting bagi kami adalah menyiapkan tim ini sebaik mungkin,” ujarnya.

Disinggung tentang kemungkinan menambah atau mengurangi pemain untuk langkah berikutnya, Yoga secara diplomatis menegaskan akan melakukan konsolidasi dengan tim pelatih dan seluruh komponen tim. “Kami bicarakan dulu kepada tim pelatih, apakah yang diperlukan selanjutnya.” Ungkapnya.

Sementara itu Yopi HB menegaskan bahwa keberhasilan ini sangat disyukuri. “Setahun pertama kami mencoba membangun tim ini dengan susah payah. Dan target dari pengurus, tahun kedua bisa mewujudkan sebuah prestasi. Dan Alhamdulillah kami menggapainya. Saya hanya ingin mengingatkan kepada anak-anak tetap pada mental yang stabil. Ini baru permulaan, jangan mereka merasa sudah diawang-awang.” Katanya.

Yopi tetap akan berkonsultasi dengan intensif kepada pengurus soal masa depan tim ini. “Kami harus tetap pada koordinasi yang baik. Dan segera masuk pada persiapan tim secara pasti dan mematangkan persiapannya untuk pekerjaan yang lebih berat,” ujarnya. (igun)