Polisi Tangkap Pelaku Begal di 8 TKP

08 September 2017 - 09:19:32 | 3400 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/08092017/Lampung Barat

---- Tim Kriminal Anti bandit (Tekab) 308  Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Lampung Barat berhasil menangkap begal sepeda motor yang kerap beraksi di wilayah hukum Polres setempat.

Pelaku yang diamankan ARS bin AR (25) warga pemangku Air  Ringkih Pekon Gedung Surian Kecamatan Gedung Surian, telah melakukan aksinya di delapan tempat kejadian perkara (TKP) bersama dua rekannya berinisial  DK dan AG  yang saat ini buron.

Kasat Reskrim Polres Lambar AKP Rizal Effendi mendampingi Kapolres AKBP. Tri Suhartanto, S.Ik, kepada detiklampung.com mengatakan bahwa penangkapan terhadap ARS bin AR tersebut berdasarkan laporan Polisi LP/ 357 /IX/2017/Pld Lpg/Res LBR/Sek, Sumberjaya tertanggal 3 September 2017.

Setelah dilakukan penyelidikan secara bersama-sama, maka Selasa 5 September 2017 sekitar pukul 03.00 Wib pelaku  berhasil diamankan di Pekon Ngarip Kecamatan Ulu Belu  Kabupaten Tanggamus.

”Setelah dilakukan penyelidikan oleh anggota di lapangan, maka mengarah kepada tersangka sehingga dilakukan pengejaran dan  berhasil tertangkap, dari hasil pemeriksaan terhadap tersangka dia mengakui sudah melakukan aksi tersebut di delapan TKP wilayah Polsek Sumberjaya bersama dua rekannya yang saat ini  buron,” ungkap Rizal.

Dijelaskannya, untuk  Modus Operandi (MO)  tersangka sama setiap melancarkan aksinya diaman pelaku memberhentikan korban di tengah jalan, kemudian memukul korban dengan menggunakan tangan kosong lalu merampas sepeda motor korbannya. 

”Untuk LP yang terakhir, pelaku merampas sepeda motor Yamaha Mio J Nopol BE 7635 AX Noka  MH354P20FEJ161763 nosin: 54P-1161732 milik korban dengan TKP Pemangku Mekar Sari Pekon Puramekar Kecamatan Gedungsurian,” ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan Rizal, selain mengamankan tersangka pihaknya juga  berhasil mengamankan barang bukti satu unit sepeda motor, dan dari pengakukan tersangka motor  hasil curian dijual di luar   kabupaten, bahkan dua unit dijual di daerah Provinsi Bengkulu.

”Kasus ini masih akan terus dilakukan pengembangan, termasuk mencari keberadaan dua tersangka lainnya yang belum berhasil diamankan, selain itu tersangka akan dijerat pasal 365 KUHPidana tentang pencurian dengan kekerasan (Curas)  dengan ancaman hukuman sepuluh tahun penjara,” ungkapnya. (An)