Tiga Hari Hilang, Suradi Ditemukan Tergantung Di Hutan

08 September 2017 - 01:03:16 | 21681 | HUMANIORA

DL/08092017/Mesuji

---- Masyarakat Desa Margo Rahayu kecamatan Simpang Pematang heboh dengan ditemukannya mayat Suradi  yang tergantung di hutan dekat kebun Sawit. Suradi dikabarkan hilang sejak 3 hari sebelum mayatnya ditemukan keluarganya di hutan itu.

Kabar ini dibenarkan oleh Kepala Desa Margo Asri, Warijo. Bahwa menurut laporan keluarganya, Tupon, kehilangan seorang anggota keluarganya bernama Suradi (35). “Katanya Suradi pergi seudah sejak Senin 4 September 2017, memancing ikan. Namun sampai malam tidak pulang. Dan keluarganya memutuskan untuk mencarinya,” kata Warijan.

Pencarian keluarganya cukup lama. Karena baru Rabu, 6 September 2017, keluarganya menemukan jasad Suradi menggantung di sebuah pohon. Lehernya terikat dengan akar kayu hutan, di dekat kebun Sawit. “Menurut cerita keluarganya, Suradi menderita gangguan jiwa. Meskipun keluarganya sudah berusaha mengobati dengan berbagai upaya.” Katanya.

Kapolsek Simpang Pematang, AKP Muji Sulimono kepada media ini mengatakan bahwa benar ada laporan warga tentang ditemukannya jasad tergantung di hutan. “Pada saat warga laporan, jasad itu sudah ditemukan oleh keluarganya sendiri dan dibawa ke rumah keluarga.” Ujarnya.

Sementara itu dalam upaya mencari sebab kematian Suradi, telah diupayakan otopsi. Menurut dr Eko yang melakukan otopsi  jasad Suradi mengatakan bahwa ini peristiwa murni bunuh diri. “Hasil kesimpulan kami, Almarhum bunuh diri. Kami tidak menemukan memar-memar pada tubuhnya, melainkan lebam akibat pembusukan. Diperkirakan mayat ini tergantung sudah 2 kali 24 jam,” kata dr Eko. (sup)