UU Sistem Perbukuan Ciptakan Buku 3M

31 Agustus 2017 - 01:01:24 | 447 | NASIONAL

DL/31082017/JAKARTA

---- Komisi X DPR RI yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra melakukan Kunker Spesifik terkait sosialisasi UU No 3 Tahun 2017 mengenai Sistem Perbukuan.

Pertemuan yang membahas gerakan 3M yaitu penyediaan Buku Bermutu, Murah dan Merata dalam proses pembelajaran ke Kabupaten Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Pertemuan yang dihadiri Perwakilan Kemendigbud RI, Dinas Pendidikan Jawa Tengah, Bupati Semarang, Kadis Pendidikan Semarang, Kendal dan Demak serta di hadiri dari perwakilan penulis dan penerbit di Jawa Tengah. 
Jika bangsa adalah sebuah tubuh, maka pengetahuan dalam pengertiannya yang paling luas adalah oksigen yang menentukan kesehatan dan keutuhan bangsa tersebut.

Salah satu cara mendapatkan pengetahuan adalah dengan membaca buku.  “Jika kita berbicara buku, buku adalah sumber ilmu berarti kita memiliki pandangan buku merupakan senjata SDM kita, jika kita terus membaca kita akan memiliki intelektual dan SDM yang berkelanjutan,” tutur Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Sutan Adil.

Disisi lain politisi senior dan juga anggota Komisi X DPR Popong Otje Djundjunan menuturkan yang paling penting dengan adanya UU Sistem Perbukuan adalah orang tidak seenaknya menulis harus terfokus kepada sistem pendidikan, pancasila, dan tidak boleh keluar dari garis-garis tersebut. “Dengan adanya UU Sistem Perbukuan yang paling penting adalah buku teks utama yang berlaku di sekolah-sekolah adalah gratis itu yang paling penting sehingga tidak memberatkan orang tua siswa,” tutur Popong.

Popong Otje Djundjunan juga menyoroti sistem pendidikan Indonesia yang relatif tertinggal dibanding negara yang baru merdeka, sitem pendidikan Indonesia sering berubah-ubah ketika ganti menteri maka ganti juga sistem pendidikannya.

Penerbit buku di wilayah Semarang juga sangat mengapresiasi terbitnya UU Sistem Perbukuan yang akan menciptakan buku yang mutu, murah dan merata.

“Saya menyambut baik dengan kunjungan Komisi X ke Semarang, saya harap dengan kunjungan tersebut dapat meningkatkan gairah penerbit-penerbit di Semarang untuk ikut andil dalam mencerdaskan kehidupan bangsa,” tutur penerbit Aneka Ilmu Suwanto.

Ketua Tim Kunker Spesifik Sutan Adil juga sangat mengapresiasi upaya penerbit Airlangga yang ikut berpartisipasi dalam mencerdaskan Siswa/siswi dengan cara meluncurkan gerakan literasi sekolah. Gerakan literasi sekolah dapat menjangkau wilayah terpencil karena penerbit berkunjung ke sekolah dan memberikan buku bacaan gratis untuk meningkatkan minat baca anak-anak.

Dalam kunjungan tersebut ikut dalam rombongan Anggota Komisi X DPR RI Wayan Koster, Sofyan Tan, Ridwan Hisyam, Nuroji, Iwan Kurniawan, Amran, SY Anas Tahir, Anwar Idris dan Hayuk Sri Rahayu. (TRI)