Kapolda Sudah Meminta Kapolsek Menghadap Propam Polda

31 Agustus 2017 - 00:24:25 | 400 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/31082017/Kota Metro

---- Terkait kasus yang mencuat begitu cepat atas dugaan pelecehan terhadap profesi insane pers oleh Kapolres Way Kanan, AKBP Budi Asrul, Kapolda Lampung Irjen Sudjarno angkat bicara.

Sudjarno membenarkan isi rekaman yang beredar merupakan suara milik sang Kapolres.

 “Saya sudah perintahkan Kapolres untuk meminta maaf kepada jurnalis dan masyarakat Lampung,” kata Kapolda Lampung, ketika dikonfirmasi, Senin 28 Agustus 2017.

Sudjarno sudah memerintahkan AKBP Budi Asrul  untuk menghadap Bidang Propam untuk meminta klarifikasi atas ucapannya kepada wartawan tersebut. “Dan hari ini saya perintahkan Kapolsek Waykanan ke Polda Lampung untuk klarifikasi ucapannya, di Bidang Propam Polda Lampung,” ujar Sudjarno.

Dalam rekaman, terdengar wartawan hendak mewancarai Budi, tentang pengusaha batubara di Way Kanan Lampung. Budi akhirnya menjelaskan pihaknya sedang melakukan suatu ujicoba untuk mengetes komitmen pengusaha batubara.

“Namun ternyata dalam ujicoba ini masih ada warga yang belum menerima, itu pertama. Kedua bahwa masih ada yang melebihi tonase, sehingga saya tidak boleh meneruskan mereka melewati Way Kanan, sebagai wujud saya tanggungjawab kepada warga sini,” terang Budi dalam rekaman yang beredar.

“Walaupun warga menilai kami itu salah, seolah-olah kami berada di pihak pengusaha batubara. Saya harus berusaha netral. Saya harus mengakomodir juga, mereka juga punya kerja ini. Silahkan kalian mau rilis, rilis lah itu,” sambung Budi. (Igun)