Insiden Bendera Terbalik Merupakan Pelecehan kepada Indonesia

21 Agustus 2017 - 21:17:12 | 2268 | NASIONAL

DL/20082017/JAKARTA

---- Insiden terbaliknya lambang negara Indonesia Bendera Merah Putih di dalam Buku Panduan Sea Games 2017 di Malaysia, mendapat kecaman keras dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra. Menurutnya, itu merupakan bentuk pelecehan kepada Bangsa Indonesia.

Menanggapi hal itu, Pimpinan Komisi Olahraga itu langsung menghubungi dan meminta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi untuk segera melakukan langkah-langkah tegas, dan menindaklanjuti hal tersebut.

“Saya sebagai pimpinan di Komisi X DPR RI, meminta langkah tegas pemerintah terhadap pelecehan terhadap lambang negara kita yang dibuat terbalik itu,” tegas Sutan, saat dihubungi detiklampung.com melalui sambungan telepon, Minggu, 20 Agustus 2017.

Politisi Partai Gerindra itu menambahkan, pihak Malaysia selaku penyelenggara Sea Games kali ini harusnya bisa lebih sensitif, terlebih lagi terhadap Lambang Negara Indonesia.

Terkait Lambang Negara yang dilecehkan itu, menurut Sutan bukanlah hal yang sepele. Ia mengaku, pihaknya sangat tidak terima dengan insiden ini karena Lambang Negara yang sakral dan membutuhkan perjuangan hingga harus bersimpuh darah untuk mendapatkannya dilecehkan begitu saja oleh Malaysia.

Selain Bendera Merah Putih yang terbalik, di halaman 40 dari Buku Panduan Sea Games 2017 juga terjadi kesalahan fatal lainnya, yakni posisi Indonesia yang juara umum pada 2011 lalu ternyata justru bendera negara Thailand yang menempati posisi Indonesia. Sutan pun mempertanyakan keteledoran dan ketidaktelitian dari pihak Malaysia selaku penyelenggara Sea Games kali ini.

“Nah apalagi kesalahan pada halaman 40 itu, berarti kan apakah itu mereka (Malaysia) sengaja? Yang jelas saya minta Kemenpora harus segera melakukan tindakan tegas untuk melakukan koordinasi untuk perbaikan buku itu,” tandas Sutan.

Politisi asal dapil Jambi itu pun mendesak pihak Malaysia untuk segera menarik buku panduan Sea Games yang sudah terlanjur beredar itu. Ia pun memastikan sudah menghubungi Menpora dan Sesmenpora untuk menindaklanjuti hal itu. (RYAN)