Kapolda: Jangan Takut Tembak Bandar Narkoba

15 Agustus 2017 - 18:04:18 | 608 | BERITA DAERAH

DL/15082017/Kalianda

----- Dalam waktu satu tahun ini sudah empat kali dilakukan pemusnahan barang bukti narkoba, dua kali diantaranya dilakukan di Polda dan dua kali dilakukan di Polres Lampung Selatan.

Demikian diungkapkan Kapolda Lampung Kapolda Lampung Irjend Pol Sudjarno beberapa saat sebelum memusnahkan barang bukti narkoba di lapangan Asrama Polres Lampung Selatan, Selasa 15 Agustus 2017.

Narkoba yang dimusnahkan itu merupakan hasil tangkapan Polda Lampung, Polresta Bandar Lampung, Polres Lampung Selatan serta BNNP Lampung, dengan jumlah 616,73 kilogram ganja, 3,78 kilogram sabu-sabu dan 12.360 butir ekstasi, terhitung dari tahun 2017.

Dilakukannya pemusnahan di Lamsel ini dikarenakan, tempat penangkapan terbanyak saat ini di wilayah Lampung Selatan, tetapi bukan berarti di wilayah Lamsel paling banyak pengunanya.

“Penangkapan terbanyak dilakukan di Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni. Tapi saya juga yakin masih banyak narkoba yang lolos dan berhasil melewati Pelabuhan Bakauheni Lamsel, karena keterbatasan peralatan dan juga anggota yang ada di Seaport, Pelabuhan Bakauheni.

Selain itu, Sudjarno juga menegaskan ke setiap Polres terutama Kasat narkoba masing-masing, untuk tidak pernah takut untuk menembak mati bandar dan pengedar narkoba karena ada HAM. Setiap hari tidak semua bandar narkoba mati karena narkoba, tetapi pasti setiap hari puluhan masyarakat mati karena memakai narkoba, maka ini merupakan salah satu cara memberantas bisnis peredaran barang haram tersebut.” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, Kapolda Lampung didampingi Kapolres Lamsel, AKBP Adi Ferdian SIK, Bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, ketua DPRD Lamsel Hendry Rosyadi dan Forkofimda Lampung Selatan. (heris)