X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      

Guru Ngaji Cabul Hampir Dimassa

  • dibaca 835 kali

    DL/12082017/KALIANDA

    --- Boiran Alias Mahfud (26) warga Dusun Kupang Curup, Desa Tanjung Ratu, Kecamatan Katibung, Kabupaten Lampung Selatan yang berprofesi sebagai Guru Ngaji dan Petani, nyaris menjadi bulan-bulanan massa di desa itu, lantaran Boiran diduga telah melakukan pencabulan terhadap para muridnya.

    Massa yang sudah kalap, Jumat malam 11 Agustus 2017 sudah menginterogasi tersangka di dusun tersebut dengan penuh emosi.

    Namun pada saat genting itu, personil dari Unit Inteldim, Koramil 421 Katibung, Ferdian bersama Pelda Tatang tiba di lokasi interogasi massa yangkelihatan semakin panas.

    Akhirnya pada pukul 22.00 Wib, personil TNI tersebut membawa tersangka Boiran ke Mapolsek Tanjungan untuk diperiksa kebenaran tuduhan terhadapnya itu.

    “Kami ke lokasi atas laporan dari kepala dusun Kupang Curup, desa Tanjung Ratu, Bertalena. Dan tidak di lokasi langsung kami amankan tersangka untuk diserahkan kepada yang berwajib, sebelum menjadi korban amuk massa.” Kata Ferdian,

    Kepada petugas di Polsek Tanjungan, Boiran mengaku bahwa persangkaan masyarakat itu benar, dan dia mengakui seluruh perbuatn bejatnya itu.

    Boiran alias mahfud (26), yang sehari-hari pekerjaan tani dan guru ngaji ini, diduga telah melakukan tindakan Asusila anak dibawah umur terhadap korban Dw (11), An (10), An (5) korban merupakan muridnya mengaji dari tersangka.

    “Bahwa dirinya benar telah melakukan tindakan asusila terhadap para korban pada saat tersangka mengajarinya para santri mengaji. Hal itu dilakukan dengan cara tersangka mengajari ngaji sambil tangan kanan menunjuk Kitab suci dan tangan kiri tersangka menggerayangi paha dan sampai masuk ke kemaluan korban. Dan tersangka mengakui perbuatannya, terhadap korban dengan penuh nafsu.” Kata Ferdian.

    Komandan Rayon Militer (Danramil) 421-10 Katibung, Kapten Arm Zulkifli, membenarkan bahwa anggotanya bersama Anggota Unit Inteldim 0421 Lampung Selatan mengamankan terduga pencabulan anak dibawah umur.

    “Memang benar semalam ada pengamanan terhadap tersangka yang diduga telah melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur. Dan tersangka sudah di bawa ke polsek tanjungan, untuk diamankan dan menghindari amukan massa.” Kata Zulkifli. (Hrs)

     

  • Berita Terkait

  • Coach Wahyudin Fokus Organisasi Bermain

    AFP: Meski Hanya 6 Tim Linus Futsal Tetap Digelar

    September, PWI Lamteng Ditunjuk Pelaksana UKW XVI

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar