X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

AFP: Meski Hanya 6 Tim Linus Futsal Tetap Digelar

  • dibaca 2009 kali

    DL/11082017/Bandarlampung

    ---- Liga Nusantara Futsal untuk daerah Lampung, akan tetap digelar di Kota Metro yakni di lapangan futsal Giga FC di kawasan 16C Kota Metro. Pelaksanaan akan dilakukan pada awal September 2017.

    Ini diumumkan pada pertemuan Asosiasi Futsal Provinsi (AFP) Lampung di Interganda Futsal Arena Bilabong Susunan Baru Bandarlampung, Selasa 8 Agustus 2017.

    Pada kesempatan itu diumumkan bahwa pelaksanaan Liga Nusantara tetap di Kota Metro sesuai dengan penunjukan Askot Kota Metro sebagai panitia pelaksananya yakni di Lapangan Giga Futsal di 16C Kota Metro.

    Ditegaskan dalam hal ini, seluruh tim peserta yang ada, sebanyak 16 tim untuk segera mengirimkan persyaratannya terutama akte notaris pendirian klub seperti yang disepakati pada pertemuan-pertemuan sebelumnya.

    Nanot Maryono, selaku Exco AFP Lampung yang mensosialisasikan tentang beberapa syarat untuk Linus Futsal provinsi Lampung menegaskan bahwa secara umum para peserta sudah mengerti persyaratan yang dimusyawarahkan bersama-sama.

    “Semua peserta sebelumnya sudah melakukan diskusi dengan AFP pada bulan Juni lalu. Persyaratannya pun sudah kami ungkapkan dan disetujui bersama. Namun memang sampai saat ini, baru sekitar 6 klub yang memenuhi persyaratan untuk peserta Linus tahun 2017.” Katanya.

    Pada pertemuan sosialisasi pengunduran waktu pelaksanaan, Selasa 8 Agustus 2017 itu juga disepakati hal yang sama. “Bahkan tentang pengunduran waktupun sudah diungkapkan. Ini karena ada Turnamen antar AFP se Indonesia di Bandung dan mulainya 20 Agustus 2017, maka pelaksanaan Linus diundur pada awal September 2017, karena awal Oktober 2017 kami harus sudah punya juara untuk wakil Lampung ke Nasional,” tambah Nanot.

    Soal Tim Peserta Linus

    Terkait dengan peserta Linus yang akan digelar September itu, Wakil Ketua AFP Lampung, Edi Purwanto, menegaskan bahwa sesuai dengan aturan maun dan persetujuan peserta sebelumnya, maka AFP akan tetap melaksanakan Linus untuk  kategori putra meskipun hanya 6 tim yang memenuhi syarat.

    “Kita ini kan belajar berorganisasi yang baik dan benar. Segala sesuatunya ada dasar-dasar yang menjadi pijakannya. Dalam regulasi maupun kesepakatan sudah sering kali diberitahukan kepada para pemilik tim. Monggo bagaimana menyikapinya. Sekalipun sampai batas akhir hanya ada 6 tim itu yang memenuhi syarat, ya 6 itu yang dipertandingkan.” Kata Edi.

    Bahkan Federasi Futsal Indonesia Pusat, juga menganjurkan jangan memaksakan menggelar Liga Nusantara di daerah dengan tim yang harus banyak. “Di provinsi lain, bahkan ada yang menggelar Linus sejak awal dulu hanya dengan 5 sampai 8 tim saja. Bahkan di provinsi Maluku Utara, hanya mengirimkan tim yang mau mewakili AFP saja. Jadi setiap daerah karakternya berbeda. Lampung. Pada pertama kali menggelar sampai 14 tim dan kemudian 16 tim. Dan sekarang kita tunggu saja, berapa tim yang memenuhi persyaratan,” ujar Don Pecci, panggilan akrab Edi Purwanto.

    Menyinggung soal tempat pertandingan, Don Pecci menegaskan bahwa provinsi Lampung itu terdiri dari 15 Kabupaten dan Kota. Jadi dimanapun dilaksanakan di beberpa kabupaten dan kota yang masih dalam wilayah provinsi Lampung, masih memenuhi syarat untuk dilaksanakan.

    “Ini kan masih di wilayah Lampung. Sekarang kami masih menyerahkan ke Kota Metro, yang secara jarak tempuh hanya 1,5 jam dari Bandarlampung. Bahkan yang perlu diingat, ada peserta yang juga dari Kotabumi dan Pringsewu selama ini juga tidak komplain diadakan di Bandarlampung. Maka jika ada tim yang keberatan diadakan di luar Bandarlampung, ya dipersilahkan untuk tidak ikut gak papa.” Ujarnya.

    Kelak, sambung Don Pecci, kemungkinan akan terjadi pelaksananya ada di Kotabumi, atau Kalianda, atau bahkan di Lampung Barat atau Way Kanan, yang notabene jaraknya sangat jauh dari Bandarlampung.

    Untuk peserta putrid, kemungkinan akan digelar kompetisi khusus, karena peserta hanya dua atau tiga tim. “Seperti ketika Lampung meloloskan Lampung Angels, hanya ada empat tim yang keempatnya melakukan turnamen khusus mencari wakil. Mereka menggotong seluruh biaya pertandingan dan tidak pakai hadiah. Yang penting terselenggara kompetisi dan dapat wakil Lampung. Kemungkinan tahun ini juga demikian,” ujarnya.  (sapto)

     

     

     

     

     

  • Berita Terkait

  • September, PWI Lamteng Ditunjuk Pelaksana UKW XVI

    Sekdakab Tuba Lepas Pramuka ke Reimuna

    Arinal: Allah Maha Adil, Di Padang Pasir Saja Tumbuh Kurma

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar