X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

Kota Metro Kini Punya P2TP2A

  • dibaca 2274 kali

    DL/09082017/Kota Metro

    ---- Wakil Walikota Metro Djohan melantik Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) Kota Metro Periode  2017-2021 yang berlangsung di Gedung Wisma Haji Al-Khairiyah Kota Metro, Selasa 8 Agustus 2017.

    Dalam agenda tersebut dihadiri Perwakilan Fokorpimda Kota Metro, Asisten II Sekda Kota Metro, Kepala Satker terkait di Lingkungan Pemkot Metro, Wakil Ketua TP-PKK Kota Metro, Ketua DWP Kota Metro, Camat dan Lurah se-Kota Metro.

    Ketua P2TP2A Kota Metro melaporkan bahwa tujuan dari pembentukan P2TP2A yakni untuk memfasilitasi kebutuhan perempuan dan anak korban kekerasan dalam memenuhi hak korban yaitu hak atas kebenaran, hak atas perlindungan, hak atas keadilan dan hak atas pemulihan / pemberdayaan, serta untuk mewujudkan kesejahteraan, keadilan dan kesetaraan gender.

     Sementara, Wakil Walikota Metro, Djohan, mengatakan bahwa terbentuknya pengurus P2TP2A Kota Metro dengan harapan dapat melahirkan semangat baru didalam mengemban amanah serta mampu membawa P2TP2A Kota Metro menjadi Lembaga yang mampu memberikan solusi dan perlindungan terhadap Perempuan dan Anak Korban Kekerasan dan Eksploitasi.

    “Saya berharap, Tim Pengurus P2TP2A dapat menjadikan Lembaga P2TP2KA sebagai pusat pelayanan terhadap perempuan dan anak untuk mendapatkan informasi, konsultasi terhadap penanganan dan perlindungan hukum, pendampingan, mediasi terhadap dampak psikologis masalah kekerasan,” kata Djohan.

    Djohan menginginkan P2TP2A dapat menghapus segala bentuk diskriminasi dan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta mengupayakan kesetaraan gender, sehingga hak- hak perempuan dan anak dapat terpenuhi dengan baik.

     “Dengan adanya Kepengurusan P2TP2A ini, maka perlu juga adanya sosialisasi bagaimana warga Kota Metro dapat mengerti tentang perlindungan perempuan dan anak. Dan sosialisasikan juga alamat kantor yang akan menjadi wadah konsultasi / pusat pelayanan tersebut.” Jelasnya.

    Acara dilanjutkan dengan Rapat Kerja yang dilakukan oleh Pengurus Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan Dan Anak (P2TP2A) Kota Metro Periode  2017-2021. (igun)

  • Berita Terkait

  • Pin Kehormatan Untuk Arinal

    Tim Futsal AFP LAmpung Berangkat 15 Agustus

    Kiper Giga Dipanggil Seleksi Timnas Futsal

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar