X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      MOHON MAAF SELAMA SEPEKAN, KAMI TIDAK DAPAT DIAKSES KARENA SEDANG ADA PERBAIKAN. NAMUN SAAT INI SUDA      

DPRD Dan Pemkot Metro Bahas 3 Raperda Inisiatif

  • dibaca 1201 kali

    DL/06082017/Kota Metro

    ---- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Metro membahas 3 Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif dalam Paripurna Istimewa, Selasa 1 Agustus 2017.

    Tiga raperda tersebut adalah Raperda tentang Pelestarian Budaya Lampung, Penyelenggaraan Kota Wisata, dan Raperda tentang Ketertiban Umum, Kebersihan serta Keindahan.

    Wakil ketua DPRD Metro, Fahmi Anwar mengatakan bahwa paripurna istimewa 3 Raperda Inisiatif tersebut merupakan pembahasan tingkat pertama setelah digodok oleh panitia kerja (panja) DPRD Metro.

    “DPRD berharap ketiga raperda tersebut secepatnya dapat disahkan sehingga membawa perubahan positif bagi Kota Metro dengan wajah baru sebagai kota pendidikan yang berorientasi menjadi kota wisata keluarga,” katanya.

    Sementara itu, Alizar, Ketua Fraksi Kebangkitan Nasional,mengapresiasi atas apa yang telah disampaikan oleh Walikota Metro yang pada dasarnya sependapat dan menyambut baik terhadap usulan 3 Raperda Inisiatif yang telah diajukan oleh DPRD Kota Metro tersebut.

    Raperda tentang Pemeliharaan dan Pelestarian Budaya Lampung yang akan dibentuk di Kota Metro ini merupakan upaya bersama untuk menciptakan kepastian hukum. Hal ini juga merupakan wujud komitmen dan konsistensi DPRD dan Pemerintah Kota Metro dalam bidang legislasi daerah untuk menindaklanjuti UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

     “Secara fungsional raperda tersebut juga dapat dijadikan sebagai instrumen yang dapat memberikan pedoman bagi Pemerintah Kota Metro, Lembaga Non-Pemerintah, Lembaga Swasta, dan masyarakat pada umumnya, dalam rangka penyelenggaraan kegiatan pemeliharaan dan pelestarian budaya lampung, agar dapat terlaksana secara terpadu, tersistematis, terarah, dan terkoordinasi,” jelas Alizar. (Igun)

  • Berita Terkait

  • Metro Berangkatkan 428 Jamaah Haji

    Soal BPNT Masih Banyak Kendala

    Lampung Terjungkal di Serang

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar