Sumarju: Sudah Rp.1 M Lebih Diterima Dana PKM

23 Juli 2017 - 08:43:14 | 285 | HUMANIORA

DL/23072017/Bandarlampung

---- Dinas Sosial Provinsi Lampung menggelar Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan (PKH) di Swiss-Bel Hotel, Bandar Lampung, Kamis 20 Juli 2017.

Rakor yang dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kota se Provinsi Lampung, Pimpinan BRI dan Bank Mandiri Lampung, OPD terkait, Korwil/Korkab, Operator PKH sebagai upaya singkronisasi Surat Keputusan Dirjen Linjamsos Nomor:02/LJS/01/2017 tentang Penetapan Lokasi Penerima Bantuan Sosial Non Tunai. 

Dengan adanya kebijakan baru  Bantuan sosial  PKH yang semula dibayarkan melalui PT.Pos, pada tahun 2017 dilakukan Non Tunai PKH melalui Bank-Bank Himbara ( Himpunan Bank Negara ).

Sedangkan penyaluran di Provinsi Lampung dilaksanakan oleh  BRI di 5 Kab/Kota yaitu: Kota Bandar Lampung, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Pringsewu dan Kota Metro.

Sedangkan Bank Mandiri untuk 10 Kab/Kota Yaitu : Pesawaran, Tanggamus, Lampung Timur, Lampung Utara, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat,  Mesuji, Way Kanan, Lampung Barat dan Pesisir Barat. 

Gubernur Lampung dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Staf Akhli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Harun Al Rasyd mengatakan bahwa atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, saya menyambut baik dan mengapresiasi diselenggarakannya Rapat Koordinasi ini, sebagai wahana untuk meningkatkan sinergitas seluruh Instansi dalam mendukung dan mensukseskan Program Keluarga Harapan di Provinsi Lampung. 

Mengingat dalam pelaksanaan Program Keluarga Harapan di Provinsi Lampung tidak hanya dilaksanakan oleh Dinas Sosial Provinsi Lampung namun juga oleh dinas/instansi terkait lainnya seperti BAPPEDA, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan juga Instansi terkait lainnya baik Provinsi maupun Kabupaten/Kota.

“Maka sudah selayaknya bahwa pada kesempatan yang baik ini, saya mengharapkan, melalui Rapat Koordinasi Program Keluarga Harapan Tingkat Provinsi, hendaknya agar bersama-sama untuk menciptakan kesamaan pemahaman dan kesepakatan tentang tugas dan tanggungjawab masing-masing Instansi terkait atas prinsip-prinsip  dasar strategi pelaksanaan PKH dan menciptakan koordinasi serta komitmen dari instansi terkait di daerah untuk mendukung pelaksanaan PKH sesuai dengan yang ditetapkan.” harapnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, saya mengapresiasi dan bahagia dapat bertemu sekaligus bertatap muka dengan saudara-saudara yang telah berkomitmen untuk mendukung   pelaksanaan  Program Keluarga Harapan (PKH) untuk menanggulangi kemiskinan di Provinsi Lampung utamanya melalui Program Keluarga Harapan. 

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung, Sumarju Saeni menginformasikan bahwa PKH di Provinsi Lampung dimulai pada tahun 2011 sampai saat ini di 15 Kabupaten/Kota, 227 Kecamatan, 2.923 Desa.

Pelaksana PKH yakni 2 orang Koordinator Wilayah, 895 orang pendamping, 68 orang operator.

Para pelaksana tersebut diberikan honor oleh Kemensos.

Adapun anggaran yang telah disalurkan kepada Kekeluarga Penerima Manfaat (KPM) sampai dengan tahap 2 Tahun 2017 sebanyak Rp1.165.277.796.150.

Pada Tahun 2017 dengan adanya pengembangan kepeserta PKH, maka layanan Kesejahteraan Sosial juga diberikan kepada penyandang Disabilitas berat dan lanjut Usia, dalam istilah Internasional di

kenal dengan Conditional Cash Transfer (CCT). Dimana Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mendapatkan layanan dasar disabilitas pendidikan, kesehatan dan kesejahteraan sosial. 

Dirjen Linjamsos Kemensos RI yang diwakili oleh Agustinus Sutarman mengatakan bahwa KKS ini dilengkapi dengan fitur saving account dan e-wallet, yakni satu kartu dapat digunakan untuk berbagai program bansos dan subsidi. Seperti PKH, Bantuan Pangan, LPG, listrik dan sebagainya.

Selanjutnya, penerima manfaat dapat bertransaksi dan mencairkan bansos di jaringan E-Warong Kelompok Usaha Bersama (KUBE) PKH dan agen perbankan yang dikelola oleh masing-masing bank BRI maupun Mandiri. Menteri Sosial mengintruksikan pada Juni 2017, akan mulai dicairkan bansos PKH tahap kedua. Besarannya masih sama dengan tahap pertama yakni Rp 500 ribu. Ungkapnya.(Ppid-Dinsos)