X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      

Ada 175 Stand di Pameran Industri Kreatif dan Kuliner Harganas

  • dibaca 224 kali

    DL/15072017/BANDAR LAMPUNG

    ---- Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXIV yang dipusatkan di PKOR Way Halim, Bandar Lampung, diramaikan dengan pameran industri kreatif dan kuliner dari berbagai provinsi Tanah Air.

    Pameran yang diikuti 175 stan tersebut dibuka Ketua Umum Tim Penggerak PKK Pusat, Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, Jumat 14 Juli 2017. 

    “Pameran ini sebagai pembelajaran untuk menumbuhkan semangat berusaha bagi keluarga khususnya keluarga prasejahtera dan usaha mikro, juga sebagai pendorong bangkitnya perekonomian khususnya kelompok usaha mikro yang tersebar di seluruh Indonesia,” kata Erni Guntarti.

    Melalui kegiatan ini diharapkan kelompok pengrajin mikro dapat terbantu memasarkan produk unggulan masing-masing daerah. “Diharapkan dapat terjalin komunikasi antar sesama pedagang dan saling tukar pengalaman, sehingga membangun jaringan pemasaran yang lebih luas dan memiliki daya saing baik kualitas maupun kuantitas produk,” kata Erni. 

    Sementara itu Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Lampung, Aprilani Yustin Ficardo mengatakan selain pembelajaran dalam menumbuhkan minat dan semangat berusaha. Pameran Gelar Dagang dan Kuliner ini sekaligus juga menjadi ajang promosi produk unggulan bagi keluarga, khususnya keluarga miskin, dan usaha mikro.

    “Melalui kegiatan ini, kita dapat membantu kelompok-kelompok usaha mikro memasarkan produk unggulan masing-masing dengan harapan dapat membangun jaringan pemasaran yang lebih luas dan memiliki daya saing dengan komoditi produk unggulan masyarakat,” kata Yustin.

    Yustin yang juga Ketua Panitia Daerah Harganas ke-XXIV Tahun 2017 ampung menuturkan momentum tersebut merupakan ajang silaturahmi nasional yang mengundang seluruh wilayah.

    Provinsi Lampung memiliki kreativitas dan keunikan. Kemudian, keanekaragaman budaya, baik dari segi adat maupun budaya. Selain itu, banyak potensi wisata yang indah berupa pantai, pulau, dan perbubukitan.

    “Seperti kerajinan kain tenun tapis yang diakui sebagai warisan budaya tak benda oleh Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan. Saat ini kami juga mendaftarkan kain tapis untuk mendapatkan pengakuan dari Unesco,” kata Yustin.

    Peringatan Harganas, menurut Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Surya Chandra Surapaty, merupakan perwujudan kepedulian dan perhatian pemerintah.

    Tujuannya, menjadikan keluarga menjadi tempat utama dan pertama dalam mendidik anak memberikan asah, asih, dan asuh sehingga menciptakan manusia berkualitas.

    “Keluarga merupakan tempat penyemaian nilai luhur bangsa dan bagi pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas. Sehingga keluarga Indonesia terbentuk menjadi keluarga bahagia, sejahtera, mandiri, dan berketahanan. Selain kuantitas penduduk yang harus dikendalikan, kita harus memelihara tiap keluarga cukup punya dua anak. Tetapi juga harus meningkatkan kualitas manusia Indonesia,” ujar Surya Chandra. (maspro)

  • Berita Terkait

  • Ridho Jemput Puan Di Bandara

    Memperlebar Defisit Anggaran Sama Dengan Nambah Hutang

    Pemprov Lampung Hibahkan Ambulans VIP ke RS DKT

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar