X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      

Upsus TNI Sangat Dibutuhkan Pemerintah dan Rakyat

  • dibaca 230 kali

    DL/15072017/Kota Metro

    ---- Upaya khusus (Upsus) pendampingan dalam bidang pertanian oleh Tentara Nasional Indonesia (TNI) ternyata sangat dibutuhkan. Terbukti dari beberapa kalangan yang berhasil diwawancarai oleh detiklampung.com pada Jumat 14 Juli 2017 menyatakan, keberadaan TNI khususnya Kodim 0411/LT  dalam melakukan pendampingan dibidang pertanian sangat diperlukan karena dengan adanya TNI turun ke sawah terbukti produksi panen mengalami peningkatan.

    Seperti diungkapkan Bupati Lampung Timur, Chusnunia Chalim, bahwa Lampung Timur yang mempunyai luas wilayah mencapai 5 ribu kilo meter persegi lebih merupakan wilayah yang sangat mengunggulkan bidang pertanian.

    Diakuinya, berbagai kesulitan dalam penanganan bidang pertanian sangat dirasakan dari mulai, pengolahan lahan, penyedian bibit dan pupuk sampai ketingkat penjualan hasil panen selalu mengalami kendala dan menyulitkan para petani.

    “Pendampingan atau Upsus TNI dalam bidang pertanian sangat luar biasa, ini terbukti dari berbagai pendampingan di lapangan dari mulai bercocok tanam, panen sampai ke cetak lahan sawah baru dengan cepat terealisasi karena adanya pandampingan dari pihak TNI kususnya Kodim 0411/LT,” jelasnya.

    Dikatakan Chusnunia, pendampingan TNI dalam bidang pertanian sangat dibutuhkan oleh Pemerintah daerah kususnya di Lampung Timur. Pendampingan dan kerjasama Pemerintah dan TNI harus terus dilanjutkan demi tercapainya swasembada pangan Nasional serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

    Hal senada juga diungkapkan oleh Kadis Pertanian kota Metro, Lusia Parjiah menurutnya, dalam pendampingan TNI dari Kodim 0411/LT  tidak hanya sebatas teori saja, namun pihak TNI terjun langsung kelapangan.

    “TNI turun langsung ke lapangan tidak hanya personilnya saja, tapi mereka turun dengan Alsintannya ini yang membuatan percepatan pengolahan lahan dan masa panen. Pendampingan TNI dalam bidang pertanian sangat kami butuhkan dan ini harus terus berlanjut,” kata Lusia.

    Sementara Kasub Divre Bulog wilayah II Lampung Tengah, Hamid Ali mengakui pihaknya menguasai tiga wilayah yaitu Lampung Tengah, Metro dan Lampung Timur sangat banyak kendala yang dihadapi. Setelah adanya kerjasama antara pihak TNI dan Bulog target penyerapan hasil panen terutama gabah dapat terpenuhi.

    Pada 2016 target penyerapan gabah oleh Bulog Sub Divre Lampung tengah mencapai  45 ribu ton tahap pertama tercapai dan tahap ke 2, 50 ribu ton hingga target ahir 2016 yaitu 53 ribu ton target tersebut juga terpenuhi.

    “Ini berkat kerjasasama antara Bulog dan TNI target penyerapan hasil panen dari petani dapat terpenuhi. Program Sergap  yang diterapkan oleh pimpinan TNI sangat luar biasa dan ini harus terus ditingkatkan,” terangnya.

    Yang tidak kalah pentingnya adalah petani itu sendiri, dimana para petani sering merasa kesulitan jika musim tanam tiba. Dari mulai menyiapkan lahan, bibit, pupuk sampai ketingkat penjualan hasil panen. Seperti diungkapkan oleh Sugito salah seorang Petani yang tergabung dalam Gapoktan Ngudimakmur 1 Lampung Tengah.

    Menurutnya sejak adanya pendampingan dari Kodim 0411/LT tengah pihaknya merasa sangat terbantu. TNI dalam melakukan pendampingan tidak hanya sebatas teori saja namun personil TNI terjun langsung kelahan pertanian dari mulai menyiapkan lahan, cara bercocok tanam pengendalian hama hingga pendampingan penjualan hasil panen.

    “ Kami petani merasa sangat terbantu dengan adanya Upsus TNI. Jujur mas, Petani ini rata-rata memiliki kesulitan saat bercocok tanam itu saat menyiapkan lahan, pengendalian hama serta penjualan hasil panen. Namun dengan adanya pendampingan dari pihak TNI hal tersebut dapat teratasi. Oleh karenanya pendampingan TNI dalam bidang pertanian harus terus dilanjutkan agar kami para Petani dapat hudup layak dan sejahtera mas,” ungkap Sugito.

    Menanggapi hal ini, komandan Kodim 0411/LT letkol Inf. Jajang Kurniawan  mengaku, pihaknya sangat berterimaksih pada jajaran Pemerintah daerah, dinas terkait serta para petani jika keberadaan TNI dapat membantu serta dapat memberikan sulusi terhadap persoalan yang ada kususnya bidang pertanian.

    Dikatakan Dandim, pihak TNI dalam melakukan pendampingan dalam bidang pertanian  sangat serius, karena hal ini menyangkut ketahanan pangan Nasional serta kesejahteraan masyarakat . menurutnya, bentuk pendampingan TNI tidak hanya sebatas teori namun praktik lapangan.

    Jika Petani merasa kesulitan pada saat pengolahan lahan, pihak Kodim 0411/LT telah siap dengan Alsintannya seperti, traktor bajak besar dan kecil, mesin untuk bercocok tanam, mesin pompa air dan peralatan lainya.

    Selanjutnya, jika ada hama penyakit personil TNI turun kelapangan bersama dengan penyuluh pertanian dan petani melakukan penanganan pengendalian hama tersebut, bahkan jika petani merasa kesulitan dalam penjualan hasil panen TNI juga telah mendirikan Posko Sergab.

    Posko sergab ini didirikan untuk mengatasi harga panen yang dapat merugikan petani dan TNI berperan mendampingi petani menjual hasil panennya kepada pemerintah melalui Bulog dengan harga yang relatif tinggi dari harga tengkulak.

    Disinggung masalah pendampingan karena Pemerintah daerah dan para petani masih sangat membutuhkan peran aktif TNI dalam bidang pertanian, Jajang mengaku pihaknya sangat siap melakukan hal itu.

    Dikatakan jajang di TNI itu ada dua sistem operasi yaitu operasi dalam keadaan perang dan operasi bukan perang. Saat ini TNI melakukan operasi bukan perang yaitu turun ke lapangan membantu kesulitan yang ada, baik di pemerintahan maupun di masyarakat.

    Hal ini bertujuan demi kemakmuran dan kesejahteraan bagi segenap lapisan masyarakat serta tercapainya kedamian, kedailan dan kesejehateran bagi suluruh rakyat Indonesia.

    “ Kami TNI sangat siap mas melakukan pendampingan dalam bidang pertanian. Tidak hanya itu, dalam bidang lain pun yang butuh pendampingan kami juga siap. Kami TNI merasa bangga jika keberadaan kami dibutuhkan dan kami juga senang jika program Upsus dari TNI dapat membantu pemerintah dan masyarakat,” tegasnya. (Igun)

  • Berita Terkait

  • Pemkab Mesuji Terima Penghargaan dari Kemenkes

    Presiden Jokowi Resmikan Proyek Rumah DP 1 Persen di Kalimantan Timur

    Panahan dan Tinju Siap ke Porprov

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar