KPU: Jika Seminggu Kedepan Masih Terpasang, Silahkan Eksekusi

05 Desember 2013 - 17:18:09 | 1809 | BERITA DAERAH

DL/04122013/SUKADANA
Pelanggaran administratif terhadap peraturan KPU No. 15/2013 dan SE No. 446/2013 tentang pemasangan alat peraga dan atribut kampanye, masih belum diindahkan Partai Politik (Parpol) kabupaten Lampung Timur. Pasalnya masih banyaknya para calon legeslatif (Caleg) memasang alat peraga, atribut kampnaye di zona larangan.

Panitia Pengawas (Panwas) kab Lamtim, menunggu intruksi eksekusi pencopotan atribut tersebut dari pihak Pemkab (Kesbangpol dan Sat Pol PP) serta KPU setempat. Pihak Panwas sudah mengirimkan surat rekomendasi ke Pemkab dan KPU, mengenai pelanggaran adminstratif  per-KPU dan SE yang mengatur tentang pemasangan atribut kampanye.

Pokja penindakan panwaslu kab Lamtim, Rohmad, di ruang kerjanya, Rabu (04/12) mengatakan, adanya beberapa parpol atau caleg yang masih memasang alat peraga atau atribut kampanye di zona larangan, sebagaian besar sudah dilakukan penindakan.

Hanya saja akhir-akhir ini, kembali terjadi pemasangan atribut kampanye tersebut di tepi jalan protokol, tepian jalan umum, yang lingkupnya zona larangan.

Sebelum Panwas mengambil langkah, tentunya diambil prosedur administrasi, yakni melayangkan surat rekomendasi ke pihak Pemkab dan KPU. Surat tersebut, Panwas masih menunggu jawaban surat Pemkab untuk melakukan eksekusi.

”Surat itu,   kami layangkan kepada KPU dalam pemberian peringatan kepada Parpol yang masih memasang atribut kampanye di zona larangan, sesuai PKPU dan SE yang ada. Begitu juga dengan pihak Pemkab dilayangkan surat rekomendasi berkenaan tentang eksekusinya.” kata Rohmad.

Sementara Pokja Kampanye KPU Lamtim, Budi Wahyono, mengungkapkan terkait adanya surat rekomendasi pihak Panwaslu, pihak KPU sudah melayangkan surat pemberitahuan kepada masing-masing Parpol sebanyak dua kali. Sampai saat ini belum ada keterangan atau laporan dari masing-masing Parpol tersebut.

Diakui Budi, berdasarkan tinjauan tim dari KPU, di beberapa lokasi zona kampanye yang sudah disediakan, masih terlihat kosong belum ada alat atau atribut kampanye.

Artinya, kebanyakan dari beberapa Parpol dan Caleg itu sendiri memasang atribut kampanye di zona larangan, tentunya sanksi yang diterapkan KPU adalah sanksi adminsitrasi yakni pencopotan yang eksekusinya pihak Pemkab dan Panwas.

“Kita akan segera mengkonfirmasikan hal ini ke Panwas dan Pemkab, tinggal mereka melaksanakan eksekusinya. Namun dalam hal ini, kita tunggu informasi laporan dari parpol terhadap surat pemberitahuan itu. Jika dalam seminggu ini tidak ada konfirmasi, maka segera di ambil eksekusi,” tandas Budi. (rd-14)