Arinal Dan Enthus Akan Sambangi Bagelen dan Sribhawono

06 Juni 2017 - 05:53:22 | 3429 | SENI & BUDAYA

DL/06062017/Bandarlampung

----- Safari Sahur Bersama yang dikemas dalam rangkaian pertunjukan wayang kulit bersama dalang Ki Enthus Susmono akan terus bergulir dengan sosialisasi Jaringan Arinal Berkarya (JAYA). Kali ini dua pergelaran akan dilakukan di dua lokasi berjauhan yakni di Lapangan Lebak Bulus  Desa Bagelen, Pesawaran dan satu lagi di Lapangan Merdeka Sri Bhawono Lampung Selatan, 9 dan 10 Juni 2017.

Menurut ketua JAYA, Imron, ini rangkaian Sahur bersama yang ke 5 dan 6, setelah sebelumnya berlangsung di Bandarlampung, Tanggamus dan Pringsewu. “Dua kabupaten lagi kami siapkan yakni Pesawaran dan Lampung Selatan,” katanya.

Safari Sahur ini jarang dilakukan dalam format kesenian tradisional. “Untuk di Lampung memang kami melakukannya untuk menepis keraguan bahwa sahur bersmaa bisa dilakukan dengan ribuan orang yang antusias. Dalam Enthus banyak memberikan warna dalam acara ini. Dalam satu kemasan, masyarakat diberikan 3 hal, pertama pertunjukan wayang kulit modern. Mengaji berbagai amalan Al Qur an yang dikemas dlaam lakon wayang, dan ketiga Sahur bersama pada ujung acara,” tambah anggota DPR Provinsi Lampung itu.

Dipilihnya kesenian ini karena yang mampu menyedot penonton dalam jumlah besar dalam kurun waktu pertunjukan ang lama. “Seperti nonton film kolosal, durasinya lama. Tetapi dengan pembawaan Dalang yang pandai berkotbah ini mampu memaksa orang tetap duduk dan menyaksikan pagelaran hingga usai,” tuturnya.

Sementara itu disela pertunjukan selalu diberikan hadiah yang lumayan untuk dinikmati dan sebagai buah tangan begadang dan sahur bersama. “Ini ada bentuk apresiasi kami terhadap masyarakat yang rela menyisihkan waktunya untuk pertunjukan ini,” tambahnya.

Diawal acara selalu ditampilkan orasi oleh Arinal Djunaidi memaparkan tentang berbagai aspek perekonomian, Pertanian dan sebagainya. Sebagai bakal calon gubernur, Arinal akan memberikan penyemangat kepada warga dalam berbagai bidang khususnya pertanian dan ekonomi masyarakat. (Sapto)