X

*** TERIMA KASIH ANDA TELAH SAKSIKAN DETIKLAMPUNG STREAMING TV SETIAP HARI ***      *** Video on Demand kami siapkan atas saran & permintaan masyarakat pembaca setia detiklampung.com *      

Sembilan Siswa Tuna Netra PBK di Auto 2000

  • dibaca 519 kali

    DL/13052017/Bandarlampung

    ---- Sebanyak 9 orang penyandang disabilitas netra (tuna netra) kelayan Panti Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (PRSPD) mengikuti Praktek Belajar Kerja (PBK) di Toyota Lampung Auto 2000 Rajabasa.

    Secara resmi diserahkan oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni kepada Finance Administration Head Auto 2000 Rajabasa, Affandi , Selasa 9 Mei 2017 di ruang pertemuan Auto 20O0 Rajabasa.

    Sumarju mengatakan bahwa Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo sangat perhatian terhadap para penyandang disabilitas untuk dapat hidup layak dan sejahtera sehingga mampu berperan dalam pembangunan.

    Oleh karena itu perlu ditingkatkan kualitas kemampuan dan ketrampilannya sehingga memiliki daya saing yang tinggi.

    Menyikapi arahan Gubernur tersebut PRSD yang merupakan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Dinas Sosial Provinsi Lampung berbenah diri untuk dapat melakukan rehabilitasi sosial dan rehabilitasi vocasional kepada penyandang disabilitas. “Khususnya netra dan tubuh agar dapat mandiri dan memiliki kemampuan dan ketrampilan yang tidak kalah dengan masyarakat pada umumnya,” katanya.

    Sumarju menegaskan bahwa 9 penyandang disabilitas netra ini telah dibekali ketrampilan masage selama 3-5 tahun di dalam panti. Sehingga dapat dipekerjakan pada Auto 2000 ini sebagai salah satu pelayanan kepada castemer khususnya layanan refleksi.

    Disamping kemampuan refleksi para kelayan ini juga dibekali ketrampilan dibidang musik. “Pihak Auto 2000 diharapkan dapat memanfaatkan kemampuan anak-anak ini  bahkan dapat menerima sebagai karyawan,” harapnya.

    Hal tersebut sebagaimana diamatkan oleh UU No 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas khususnya pasal 53 yang berbunyi; (1) Pemerintah, Pemerintah Daerah, Badan Usaha Milik Negara, dan Badan Usaha Milik Daerah wajib mempekerjakan paling sedikit dua persen Penyandang Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja. 

    (2) Perusahaan swasta wajib mempekerjakan paling sedikit satu persen Penyandang Disabilitas dari jumlah pegawai atau pekerja.

    Sementara itu Finance Administration Head Auto 2000 Rajabasa Affandi mengatakan bahwa Auto 2000 siap menerima PBK penyandang disabilitas netra bahkan akan memberikan fasilitas khusus seperti tempat refleksi yang representatif.

    Kalau memungkinkan akan diusulkan ke Auto 2000 pusat agar dapat menerima penyandang disabilitas netra sebagai karyawan.

    Sementara itu Kepala UPTD-PRSPD, Affan Erie Erya secara teknis menguraikan bahwa PBK ini akan dilaksanakan selama satu bulan dimulai Rabu 10 Mei 2017 dan pada setiap hari akan ditugaskan 3 orang.

    Mengingat para peserta masih mengikuti pendidikan formal di SLB-A Bina Insani setingkat SLTP dan SLTA, maka pelaksanaan PBK berlangsung pada jam 8.00 sd 14.00 WIB. Selama PBK akan didampingi oleh Pekerja Sosial.

    Hadir dalam penyerahan peserta PBK tersebut Kepala Perbengkelan Auto 2000 Rajabasa Totok Trilaksono dan Pekerja Sosial UPTD-PRSPD. (Ppid-Dinsos)

  • Berita Terkait

  • Pilihan Membeli Rumah untuk Para Traveler

    Pekalongan Heboh, Nonton Dalang Entus

    Genjot Wisatawan, Lampung Fokus Benahi TNWK dan Tahura

  • Belum Ada Komentar

  • Isi Komentar