Para Siswa Madrasah Harus Mampu Optimalisasi Diri

18 April 2017 - 23:11:24 | 3186 | PENDIDIKAN

DL/18042017/Way Kanan

---- Bupati Way kanan, Raden Adipati Surya menegaskan bahwa siswa siswi peserta Kompetisi Sains Madrasah (KSM) dan Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) mampu membawa diri kearah yang positif sehingga mampu bersaing dengan optimal dikancah persaingan dunia pendidikan.

Optimalisasi diri itu merupakan upaya untuk memberikan bukti konkrit bahwa anak-anak Madrasah mempunyai kualifikasi yang tingi.

Ini diungkapkan Adipati Surya saat membuka acara tersebut di MAN  1 Kecamatan Baradatu, Way Kanan, Selasa 18 April 2017.

Bupati menegaskan bahwa jika para siswa di madrasah dapat melakukan optimalisasi dalam berbagai budang umum seperti Seni dan Olahraga, maka ini merupakan prestasi sendiri diluar bidang pendidikan keseharian di madrasah. “Selain itu jaga sportivitas dalam pertandingan. Raih kemenangan dengan sehat dan transparan,” katanya.

Adipati berharap agar dari KSM dan Aksioma kali ini akan muncul juara-juara yang benar-benar hebat dan kelak mampu menjadi juara di tingkat provinsi dan Nasional. “Tidak ada yang tidak mungkin dalam prestasi, asal kalian mau untuk menggapainya. Kita berusaha sekuat tenaga dengan cara yang baik dan benar,” tambahnya.

Sementara itu Helmy S.Ag, S.Pd, ketua panitia KSM dan Aksioma Waykanan mengatakan bahwa KSM dan Aksioma ini diikuti seluruh Madrasah tingkat MIN, MTsN/MTS dan MAN serta MA se kabupaten Way Kanan.

“Tujuannya untuk memberikan wahana bagi siswa dan siswi Madrasah untuk mengembangkan minat dan bakat mereka dalam bidang seni dan olahraga, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Sains. “ kata Helmy.

Selain itu juga dapat menumbuhkan rasa percaya diri siswa Madrasah dan memberikan kesempatan yang sama untuk berkreasi dan berprestasi dan di tingkat nasional.

Kompetisi Sains Madrasah meliputi mata Pelajaran, Matematika dan IPA, untuk tingkat MI, untuk tingkat MTS Matematika, Fisika dan Biolog, untuk tingkat MA Matematika, Fisika, Kimia,  Biologi, Ekonomi, dan Geografi, dan untuk Aksioma tingkat MI meliputi lomba MTQ dan Pidato Bahasa Indonesia.

Untuk tingkat MTs MTQ dan  Pidato Bahasa Arab, Kaligrafi, Tahfidz, Hadroh, Bulutangkis, dan Tenis Meja. “Sedangkan tingkat MA, MTQ,  Pidato Bahasa Inggris, Madrasah Singer, Bulutangkis, Tennis Meja dan futsal,” tambah Helmy.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pendidikan kabupaten Waykanan Drs. Musadi Muharram, Kepala Kantor Kementrian Agama Waykanan, Hi. M Isa, S. Ag, MPd.I, Camat Baradatu dan para Uspika kecamatan setempat. (HR)