Unila Kerjasama KKN Tematik BNP2TKI 2017

14 April 2017 - 20:02:17 | 162 | PENDIDIKAN

DL/14042017/Bandarlampung

---- Keinginan BNP2TKI untuk melakukan kerjasama dengan perguruan tinggi untuk sosialisasi Informasi Program Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (P2TKI) melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Tahun 2017 dimulai dengan Universitas Lampung.

Rapat koordinasinya berlangsung di ruang rapat Rektorat Universitas Lampung (Unila) mengenai rencana program tersebut pada Rabu 12 April 2017.

Tim BNP2TKI yang diwakili oleh Kasubdit Sosialisasi BNP2TKI, Joko Purwanto serta Kepala BP3TKI Lampung, Mangiring Hasoloan Sinaga disambut oleh rektor Unila, Hasriadi Mat Akin beserta jajaran.

Rektor Unila menyambut baik rencana BNP2TKI, dalam sambutannya dirinya berharap dapat menyukseskan program yang sudah digagas BNP2TKI dengan Menristekdikti dalam Mou tentang pengembangan kapasitas TKI luar negeri.

Pembahasan teknis pun dilanjutkan setelahnya untuk menyesuaikan program KKN Tematik BNP2TKI dengan program KKN dari Universitas Lampung.

Dalam paparannya, Sinaga menyampaikan bahwa BP3TKI Lampung bersedia melakukan pendampingan kepada Mahasiswa saat melakukan pengabdian kepada masyarakat melalui program KKN Tematik ini diharapkan mahasiswa dapat memberikan informasi yang tepat sasaran pada masyarakat terkait program penempatan dan perlindungan TKI sesuai prosedur.

Program KKN Tematik Unila nantinya akan dilaksanakan selama 40 hari pada bulan Juli hingga Agustus dengan melibatkan sekitar 2020 orang mahasiswa dari delapan fakultas yang ada di Unila. Lebih lanjut secara teknis nantinya ditargetkan, terdapat 100 orang mahasiswa yang mewakili dari Unila untuk kemudian ditempatkan di daerah-daerah kantong-kantong TKI yang akan dipetakan secara bersama oleh BNP2TKI dan Unila.

Mahasiswa tersebut akan disebar ke desa-desa yang berada di lima kabupaten yang sudah ditentukan Unila yaitu Kabupaten Tanggamus, Pesawaran, Pringsewu, Lampung Barat serta Lampung Selatan.

Sebelum terjun ke masyarakat, Joko menambahkan, para mahasiswa diberikan pembekalan tentang informasi P2TKI oleh BNP2TKI. Melalui KKN Tematik ini mahasiswa bisa berperan aktif memberikan informasi P2TKI kepada masyarakat.

“Tujuannya mengajak dan melibatkan masyarakat yang diwakili Perguruan Tinggi untuk menyampaikan program penempatan dan perlindungan TKI di Luar Negeri kepada masyarakat umum khususnya para pencari kerja. Secara kuantitas, Lampung berada di urutan kelima dalam hal penempatan TKI,” tambah Joko.

Data tersebut merupakan yang terdaftar pada SISKOTKLN dan tidak menutup kemungkinan masih terdapat banyak lagi warga Lampung yang bekerja di luar negeri secara non prosedural.

Banyak hal yang menjadi dasar, salah satunya terbatasnya akses BNP2TKI yang tidak bisa menjangkau seluruh Desa yang ada di Provinsi Lampung, dengan adanya sinergitas dalam program ini, BNP2TKI berharap masyarakat yang sebelumnya tidak tahu cara bermigrasi yang aman dapat tersosialisasi dengan efektif.

Selain itu, tujuan lainya adalah untuk mengajak masyarakat agar tidak mudah dibujuk rayu oleh para calo menjadi TKI illegal atau TKI non prosedural.

Joko mengatakan kerjasama melalui pola KKN Tematik dengan Perguruan Tinggi dilakukan di Provinsi daerah potensial TKI di Kabupaten/Kota kantong-kantong TKI. Kerjasama  sosialisasi melalui KKN Tematik dilakukan karena daya jangkau para mahasiswa yang akan melakukan KKN ke desa–desa lebih luas. (GUM)