Anak Belasan Tahun Sudah Sadis

14 April 2017 - 17:52:50 | 2612 | HUKUM & KRIMINALITAS

DL/12042017/Bandar Lampung

---- Ini yang tergambar saat rekonstruksi Rabu 12 April 2017, atas perkara pembunuhan Bunga Fikalia (19) yang dilakukan di lapangan komplek PKOR Way Halim  yang dilakukan oleh empat tersangka  pelaku pembunuhan yang masih berusia belasan tahun, Iren (15), Salsa (16), Andika (16), Jafar (17).

Bunga atau lebih dikenal dengan panggilan Bella, ditemukan tak bernyawa di pinggir jalan oleh petugas Kepolsek Natar saat melakukan pengamanan di malam hari, di daerah Jati Agung, Lampung Selatan Senin 3 April 2017.

Tergambar dalam reka ulang itu, keempat pelaku punya peran masing-masing. Iren yang diduga sebagai otak pembunuhan ini, Jafar dan Andika yang melakukan eksekusi pembunuhan dengan sebilah pisau, sedangkan Salsa saksi yang berada di lokasi.

Ada 33 adegan yang dilakukan dalam  reka ulang pembunuhan itu, yang diperagakan oleh keempat pelaku. Dalam adegan itu Fajar, yang menjadi pelaku penusukan terhadap bunga, hingga membuat korban tewas di tempat kejadian perkara (TKP).

Munurut Kombes Heri Sumarji, Dirkriminal Umum Polda Lampung, pembunuhan ini sebelumnya sudah direncanakan oleh kelima pelaku. Awalnya, lima tersangka ini mengadakan pertemuan terlebih dahulu di sebuah kolam yang ada di daerah Natar Lampung Selatan.

Kemudian kelima tersangka ini merencanakan untuk mengambil motor milik korban. Karena Iren ini punya rasa dendam terhadap korban, maka ia lebih setuju kalau korban dihabisi saja.

“Para pelaku merupakan dibawah umur semua dan akan kita lakukan secara hukum pidana yang berlaku, untuk keempat pelaku akan dikenakan pasal berlapis 365 /340 / 338 dan pasal 80 tentang perlindungan anak.” ungkapnya.

Sementara Rekontruksi disaksikan oleh petugas Kejaksaan dan Pengacara Ismet dan rekan yang mendampingi para tersangka.
Menurut Ismet, untuk dua orang tersangka harus menggunakan Hukum perlindungan Anak yang hukumannya maksimal separuh dari tuntutan yang ada. (zai)