Pemkab Pesibar Harus Susun Langkah Kreatif

14 April 2017 - 13:13:11 | 1905 | PARIWISATA

DL/14042017/Pesisir Barat

---- Langkah-langkah dan ide kreatif harus segera disusun oleh pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) untuk mengantisipasi percepatan perkembangan dunia wisata dan perekonomian rakyat.

Demikian Gubernur Lampung, M. Ridho Ficardo, menegaskan dan mengingatkan Dr. Agus Istiqlal, S.H, M.H dan seluruh punggawa daerah ini agar melankah lebih cepat untuk menyusun perencanaan dan melaksanakan berbagai program penunjang kemajuan daerah ini.

“Pesisir Barat termasuk dalam 8 prioritas pembangunan di Provinsi Lampung. Diantaranya adalah kawasan pariwisata, pembangunan bandar udara Taufik Kiemas, di Pekon Serai dan sumberdaya agro wisata seperti Damar yang dapat menunjang kawasan industri di kabupaten ini.”katanya.

Ini diungkapkan Gubernur pada pembukaan Festival Teluk Stabas (FTS) sekaligus membuka Krui Fair yang merupakan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Pesisir Barat ke-4, Kamis 13 April 2017 siang di Lapangan Merdeka, Labuhan Jukung, Kecamatan Pesisir Tengah, Kabupaten Pesisir Barat.

Pesibar, lanjut Ridho, memiliki potensi yang sangat besar, terutama di bidang pariwisata, sudah seharusnya mulai melakukan langkah-langkah tepat dan berkesinambungan untuk terus memajukan Kabupaten Pesisir Barat.

Dalam Festival Teluk Stabas 2017 itu Ridho melepas 1.100 peserta Unduh Damar yang berhasil memecahkan rekor Muri Internasional.

Sementara itu Bupati Pesisir Barat, Agus Istiqlal, menyatakan bahwa kegiatan kali ini mengangkat tema Negeri Para Saibatin dan Ulama, yang mengandung makna bahwa Kabupaten Pesisir Barat merupakan Negeri Saibatin yang memiliki keanekaragaman seni budaya yang penuh dengan warna-warni kegembiraan, namun tetap kuat memegang nilai-nilai agama.

Tahun 2017 merupakan keempat kalinya FTS diselenggarakan sejak Pesisir Barat berdiri sebagai daerah otonom baru. FTS yang berlangsung 13 hingga 22 April 2017 ini, akan diselenggarakan beberapa kegiatan seperti Krui PRO 2017 WSL QS1000 Surfing Competition, Rekor Muri Ngunduh Damar, KRUI FAIR 2017, dan lomba-lomba seperti Lomba Tari Adat, Tari Kreasi, Ngunduk, Mawalan, Foto Wisata, dan Ngukur Kelapa.

Sedangkan untuk kegiatan pameran pembangunan Krui Fair 2017 di isi oleh sekitar 46 lebih stand pameran yang terdiri dari stand SKPD, Swasta, BUMN dan BUMD. Adapun stand-stand tersebut akan menampilkan berbagai program dan produk daerah maupun swasta. (RG)