Momok Baru di Kotabumi Itu Bernama Hujan

13 April 2017 - 01:44:20 | 3662 | BERITA DAERAH

DL/13042017/Kotabumi

---- Kotabumi kini punya satu hal baru dalam tatanan kehidupan masyarakatnya. Jika turun hujan, maka kecemasan sebagian masyarakat di kabupaten Lampung Utara, terutama di Kotabumi. Momok baru itu bernama hujan.

Seperti yang terjadi pada Rabu, 12 April 2017. Puluhan rumah di jalan Punai Indah Kelurahan Tanjung Aman, Kotabumi, Lampung Utara kembali kebanjiran. Ini menyusul turunnya hujan selama kurang lebih 2 Jam hari itu.

Tampaknya warga yang berada di jantung kota ini selalu menjadi langganan banjir jika hujan datang. Hujan yang cukup deras di Kotabumi itu, menyebabkan air menggenangi ruas jalan dan sebagian besar rumah warga yang berada di jalan Punai Indah. Banjir ini untuk yang sekian kalinya menimpa warga setempat, baik yang berada di jalan Punai Indah maupun warga di Punai Jaya.

Meskipun pada beberapa waktu lalu, pemerintah telah membuat pos antisipasi banjir, yang dijaga oleh beberapa SKPD secara bergantian. Namun banjir masih saja menghantui sebagian besar warga Kotabumi.

Untuk diketahui saat ini Lampung Utara dilanda cuaca yang cukup extrim, hampir setiap hari wilayah Kotabumi diguyur hujan. Hal itu mengakibatkan kekhawitiran sejumlah warga yang rumahnya kerap menjadi langganan banjir. 

“Setiap hujan deras rumah kami di sini selalu saja kebanjiran. Entah sampai kapan kami bisa bebas dari banjir. Pemerintah paling cuma sibuk ninjau aja setiap kebanjiran. Kami mah cuman mau ada perbaikan, gimana caranya warga di sini gak khawatir lagi kalau hujan datang. Rumah kami gak banjir lagi mas,” ujar Mbah Seneng salah satu warga setempat yang terkena banjir.

Warga hanya berharap kepada pemerintah agar dapat berupaya bagaimana caranya masyarakat setempat, tidak lagi menjadi langganan banjir setiap hujan datang.

“Kami hanya berharap pemerintah dapat mengatasi penyebab banjir yang selalu menimpa kami di sini, jangan hanya sekedar meninjau saja. Apa lagi inikan masih wilayah kota. Katanya mau melakukan perubahan nyata. Kami masyarakat bawah ini tolong diperhatikan juga mas,” harap Onok diamini warga lainnya.

Tampak air dengan ketinggian mencapai 50 Cm, menutupi ruas jalan Punai Indah. Diduga air meluap disebabkan Drainase (Siring) yang berada di pinggiran jalan tersebut tak mampu menampung air. Ditambah kondisi wilayah Punai Indah yang merupakan dataran rendah, mengakibatkan air dari jalur dua jalan Raden Intan Kotabumi juga tumpah kelokasi setempat.

Sehingga banjir tidak dapat dielakan meskipun tak lama air kembali surut, namun hal itu sempat merepotkan warga yang kediamanya disambangi Air yang kurang bersahabat. (Zan)