Film Jangan Punah Pengingat Urgensi Bahasa Lampung

04 April 2017 - 13:55:46 | 1809 | HIBURAN

DL/04042017/Bandarlampung

----- Film berjudul Jangan Punah tengah mengikuti Festival Film Indie Lampung Tingkat Nasional. Film ini  disutradarai Faurian Al Qudsi dan diproduksi Rfk production.

Film ini diangkat dari gagasan Robby Aditya Putra,  founder rfk production yang juga dosen sinematografy IAIN Lampung. Ia mengatakan, di era globalisasi, makin lama penutur Bahasa Lampung makin sedikit, kalau tidak dilestarikan, lama-lama bisa punah.

“Banyak penelitian yang menyatakan bahasa daerah akan punah, salah satunya bahasa Lampung. Film ini berusaha menyampaikan urgensi bahasa Lampung pada generasi remaja sebagai identitas budaya," ungkap Robby di IAIN, Senin 3 April 2017.

Robby berharap, setelah menonton film ini, penoton remaja menyadari urgensi bahasa Lampung, lalu sadar menghidupkannya dikehidupan sehari-hari sebagai bahasa aktif.

“Remaja jangan hanya belajar bahasa gaul, Inggris, Arab, tapi juga harus pandai bertutur bahasa Lampung. Setelah menonton, mari jadikan bahasa Lampung alat komunikasi di sekolah, kampus, keluarga, kampung, dan antar sesama teman,” ungkapnya.

Septiyana instruktur rfk production, berterima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung film ini. Film ini sedang tayang screening, 100 penonton hadir memenuhi  aula pascasarjana IBI Darmajaya, Senin 3 April 2017.

“Terimakasih atas doa dan apresiasinya kepada rektor, dekan, seluruh kru, orang tua, dan masyarakat. Kedepan kami akan konsisten Dakwahtaiment,  mengkomunikasikan nilai Islam lewat film,” tutur Septy. (ril/d)