Ridho Janji Datang di Pelantikan Parfi Lampung

19 Maret 2017 - 03:45:17 | 351 | PARIWISATA

DL/19032017/Bandarlampung

----- Menyemangati awal kerja pada pengabdian di kepengurusan Persatuan Artis Film Indonesia cabang Lampung, beberapa personil pengurusnya melakukan silaturahmi dengan Gubernur Lampung, Ridho Ficardo, di rumah dinasnya Mahan Agung Jl. Dr Susilo Telukbetung Utara, Sabtu 18 Maret 2017.

Muslih Harni selaku ketua Parfi Lampung bersama beberapa pengurus lainnya beraudiensi untuk memberitahukan keberadaan Parfi Lampung yang cukup lama vakum dan kini akan dihidupkan kembali.

Diterima Gubernur Lampung di halaman belakang Mahan Agung, Muslih cs mengutarakan niatnya untuk mengundang Gubernur dalam pelantikan yang akan dilaksanakan di Hotel Emersia Bandarlampung, Sabtu 25 Maret mendatang.

Gubernur Lampung didampingi Kadis Pendidikan Provinsi Lampung, Sulpakar dan anggota DPRD Provinsi Lampung Imer Darius, menegaskan dukungannya kepada Parfi Lampung, dan menyemangati agar Parfi Lampung kelak membuat gebrakan dengan berbagai karya terutama film yang penuh dengan Lampung dalam segala aspek.

“Parfi kan bisa dengan leluasa mengeksplor keadaan alam Lampung yang indah ini menjadi sebuah film dengan tema apapun itu. Bahkan kalau perlu digiatkan untuk terus membuat film pendek yang bertutur tentang provinsi Lampung. Dunia wisata kita sedang menggeliat dan perlu terus didorong oleh kita semua dari berbagai bidang, termasuk Parfi,” kata Ridho.

Setelah rilis film Trinity, The Nekad Traveler, Lampung seperti disemangati untuk terus berkarya dengan film. Karena film merupakan media promosi dan edukasi yang cukup efektif.

“Memang ada beberapa orang yang sudah menemui saya untuk meminta ijin akan mengeksplotiasi Lampung dalam sebuah film. Saya persilahkan sepanjang itu positif. Nah kalau sekarang ada Parfi yang siap bekerja keras untuk menumbuhkan iklim perfilman di Lampung, ini kabar baik. Saya sangat mendukung. Dan tentu perlu sinergi dengan Dewan Kesenian Lampung (DKL – red),” tambahnya.

Bagaimanapun DKL merupakan institusi yang sudah melekat dengan daerah ini yang mencakup berbagai aspek soal seni dan budaya, maka dari itu Parfi akan menjadi satu partner baru bagi DKL untuk berkegiatan seni.

Ridho berharap Parfi Lampung bisa mengajak berbagai pihak untuk membuat karya nyata dalam rangka berkontribusi kepada daerah ini. “Bisa saja bekerjasama dengan Parfi daerah lain yang sudah terbilang maju untuk melakukan produksi film di Lampung, atau melibatkan berbagai perusahaan pendukung. Ini tantang ke depan yang cukup berat, tapi realistis,” ungkap Ridho.

Lampung berhasrat agar destinasi-destinasi wisatanya mampu menjadi unggul di negeri ini. Dan ini memerlukan kerja keras bersama-sama. “Melalui film, promosi daerah wisata memang sangat tepat. Karena film mampu menterjemahkan keindahan alam dengan baik. Pariwisata dan ekonomi kreatif sangat berkaitan, maka ini harus bisa dimanfaatkan dengan baik,” tambahnya.

Sementara Muslih Harni mengatakan bahwa pertemuan dengan Gubernur ini merupakan penyemangat bagi pengurus Parfi Lampung. “Ya selain ada banyak hal yang kami sampaikan kepada pak Gubernur, ini juga merupakan dorongan semangat bagi kita pengurus baru untuk melangkah dan bekerja. Banyak hal yang bisa kami dapat dalam pertemuan singkat itu, dan kami senang sudah mendapat dukungan secara moril dari pak Ridho,” katanya.

Selain itu, Ridho Ficardo juga berjanji untuk bisa hadir dalam pelantikan pengurus Parfi Lampung. “Pak Gubernur menegaskan akan hadir. Beliau akan meminta protocol untuk menjadwalkannya. Ya mudah-mudahan gak ada halangan, pak Gubernur bisa hadir,” ujar Muslih.

Parfi Lampung menjelang pelantikannya, akan mengadakan workshop untuk para Calon Bintang dari Lampung, tujuannya untuk bisa memilih dan menginventarisasi bakat-bakat acting para remaja di provinsi Lampung. (don)