Gedung Kesenian Belum Bisa Dipergunakan

22 November 2013 - 19:07:30 | 2307 | SENI & BUDAYA

DL/22112013/Bandarlampung

Gedung kesenian Lampung yang dibangun di atas tanah PKOR Way Halim dengan sistem pembangunan multi years, sampai saat ini belum bisa dipergunakan meski sudah terlihat berdiri rapi.

Setidaknya sampai saat ini bagian dalam gedung yang berhubungan dengan akustik belum rampung dan meubelairnya juga belum ada.

Hari Jayaningrat, ketua harian dewan kesenian Lampung (DKL) mengatakan bahwa sampai saat ini DKL masih menunggu selesainya gedung termasuk tersedianya meubelair dan akustik gedung petunjukkannya.

Beberapa waktu lalu beberapa pengurus DKL mengaku sudah diajak bicara soal finishing dan perkiraan gedung ini bisa dipergunakan atau ditempati oleh DKL sebagai sekretariat, namun belum ada keputusan final. “Baru sebatas membicarakan perencanaan dan estimasi waktu,” kata Hari.

Hari menegaskan bahwa pihaknya akan menunggu dengan sabar selesainya gedung tersebut, meskipun sebenarnya juga perlu lebih dipercepat.

Hal ini bisa dimengerti, karena persoalan domain pembangun dan yang menempati punya ‘kacamata’ yang berbeda. “Kalaupun kami maunya cepat, ya masih tergantung yang berhak melaksanakan pembangunannya kan?” tambahnya.

Beberapa waktu silam, salah satu pintu belakang gedung sempat jebol tak tahu apa sebabnya, sehingga DKL sempat didesak untuk segera menunggu gedung demi keamanan bangunan itu. “Ya kami tidak bisa seperti permintaan pemborongnya kami harus menunggu gedung itu, sebelum ada penyerahan resmi dari pemerintah dan tersedianya sarana dan prasarana di dalamnya.” Kata Hari.

Namun demikian, beberapa pengurus DKL seperti mendesak agar penyelesaian cepat dilakukan, agar semua persoalan keamanan dan perawatan gedung bisa dibebankan kepada penghuninya. (R-01)