Peran Masyarakat Dalam Penanggulangan Bencana Alam

03 Maret 2017 - 15:12:12 | 301158 | BERITA DAERAH

DL/03032017/Bandarlampung

---- Provinsi Lampung termasuk salah satu daerah rawan bencana alam baik banjir, tsunami, gunung meletus, tanah longsor, puting beliung dan sebagainya.

Oleh karena itu semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat secara bersama sama melakukan upaya baik pada pra bencana, saat bencana maupun pasca bencana sehingga mampu meninalisir korban baik benda maupun nyawa manusia. Demikian disampaikan oleh Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Sumarju Saeni, Kamis 2 Maret 2017 di ruang kerjanya.

Adapun hak dan kewajiban masyarakat, sebagaimana UU No 24 Th 2007 tentang Penanggulangan Bencana yakni masyarakat (setiap orang) berhak untuk:

Mendapatkan perlindungan sosial dan rasa aman, khususnya kelompok masyarakat rentan bencana.

Mendapatkan pendidikan, pelatihan, dan ketrampilan.

Mendapatkan informasi secara tertulis dan/atau lisan, tentang kebijakan PB.

Berperan serta dalam perencanaan, pengoperasian, dan pemeliharaan program penyediaan bantuan.

Berpartisipasi dalam pengambilan keputusan khususnya yang berkaitan dengan diri dan komunitasnya.

Melakukan pengawasan.

Mendapatkan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar (khusus kepada yang terkena bencana).

Memperoleh ganti kerugian karena terkena bencana yang disebabkan oleh kegagalan konstruksi.

Sementara itu kewajiban masyarakat adalah Menjaga kehidupan sosial masyarakat yang harmonis, Memelihara keseimbangan, keserasian, keselarasan, dan kelestarian fungsi lingkungan hidup, Melakukan kegiatan penanggulangan bencana, dan  Memberikan informasi yang benar kepada publik tentang penaggulangan bencana.

Menurut Sumarju peran masyarakat itu terlibat pada pra bencana, saat bencana, dan pascabencana. Pada saat pra bencana peran masyarakat antara lain: Berpartisipasi pembuatan analisis risiko bencana, Melakukan penelitian terkait kebencanaan, Melakukan upaya pencegahan bencana, Bekerjasama dengan pemerintah dalam upaya mitigasi, Mengikuti pendidikan, pelatihan dan sosialisasi penanggulangan bencana,  Bekerjasama mewujudkan Kampung Siaga Bencana (KSB).

Adapun peran masyarakat pada saat  bencana antara lain: Memberikan informasi kejadian bencana ke BPBD atau iInstansi terkait, Melakukan evakuasi mandiri, Melakukan kaji cepat dampak bencana, dan  Berpartisipasi dalam respon tanggap darurat sesuai bidang keahliannya.

Sementara itu peran masyarakat pada saat pascabencana adalah: Berpartisipasi dalam pembuatan rencana aksi rehabilitasi dan rekonstruksi, dan berpartisipasi dalam upaya pemulihan dan pembangunan sarana dan prasarana umum. (Ppid-Dinsos)