Djohan: Aspekindo Harus Sinergi Dengan Pemerintah

13 Januari 2017 - 13:03:52 | 2079 | BERITA DAERAH

DL/12012017/Kota Metro

---- Rancangan Undang-Undang (RUU) Jasa Konstruksi telah disahkan menjadi UU Jasa Konstruksi pada akhir tahun 2016, dimana UU ini memberikan penguatan terhadap asosiasi jasa konstruksi, baik asosiasi badan usaha maupun asosiasi tenaga kerja.

Dengan demikian anggota Aspekindo berharap kepada Pemerintah Kota Metro agar dapat memaksimalkan fungsi dan peran asosiasi khususnya Aspekindo meningkatkan hubungan dengan lembaga-lembaga lain yang sejenis sehingga Aspekindo dapat menjadi pelopor jasa konstruksi berkualitas di Kota Metro.

Berharap kepada pemerintah kota Metro, Aspekindo dapat dilibatkan pada setiap hajat pembangunan, karena pada dasarnya para kotraktor lokal lebih mencintai daerah sendri yakni Kota Metro.

Hal tersebut disampaikan oleh Plt DPK Aspekindo Guruh, Adi Saputra, saat berlangsung musyawarah kota (Muskot) II Asosiasi Pengusaha Kontruksi Indonesia di Ballroom Hotel Grand Sekuntum Metro, Rabu 11 Januari 2017.

Djohan, berharap Muskot II ini dapat berjalan dengan lancar, kondusif dan aman,  sehingga dapat terpilih ketua yang dapat mengayomi anggota dan yang diinginkan

Kedepan, Aspekindo ini dapat bekerjasama dengan Pemerintah, karena Pemkot Metro memerlukan asosiasi-asosiasi yang didalamnya terdapat pengusaha-pengusaha yang dapat membantu memajukan Kota Metro.

“Pemerintah tidak dapat berdiri sendiri dan berjalan sendiri tanpa kerjasama dari pengusaha, sebaliknya juga bagi pengusaha tidak dapat berdiri sendiri tanpa pemerintah, oleh karena itu  bekerja sama untuk memajukan Kota Metro menjadi lebih baik lagi.” Kata Djohan.

Sedangkan Ketua Umum DPP Aspekindo Provinsi Lampung, Rio Gunawan, menyampaikan bahwa pelaksanaan Muskot II tersebut tidak terlepas dari keinginan semua pihak khususnya dari seluruh komponen masyarakat jasa konstruksi di Kota Metro.

“Untuk membentuk susunan dan personalia pengurus Dewan Pimpinan Kota Aspekindo Kota Metro untuk  periode 5 tahun kedepan secara definitif dan konstitusional, dan mengingat pentingnya persoalan ini saya mengajak kepada kita semua khususnya peserta Muskot II Aspekindo agar dapat memelihara semangat kebersamaan, persatuan dan kesatuan, serta menjunjung tinggi sportifitas sehingga dapat tercipta  suasana musyawarah yang demokratis dan menghasilkan keputusan dari semua pihak.” Tandasnya. (Igun)