Way Kanan Bangun Gedung Sekolah

12 Januari 2017 - 21:46:16 | 558 | PENDIDIKAN

DL/12012017/Way Kanan

---- Komitmen Bupati Way Kanan H. Raden Adipati Surya untuk memajukan dunia pendidikan di wilayah ini terus dilakukan. Seperti yang dilakukan kali ini dengan meresmikan 1 unit gedung sekolah terdiri dari ruang kelas baru (RKB) dan unit sekolah baru (USB), serta menandatangani prasasti SDN-01 Bumi Ratu Kecamatan Blambangan Umpu.

Adipati menegaskan bahwa ini dalam rangka memajukan kabupaten Way Kanan dalam  bidang pendidikan dengan mempersiapkan generasi mandiri sebagai modal investasi  15 tahun mendatang khususnya di dunia pendidikan dasar sampai menengah atas.

Hal ini dalam upaya mengejar ketertinggalan dari daerah lainnya di Indonesia. Raden Adipati Surya meresmikan beberapa gedung sekolah.

Raden Adipati Surya beserta rombongan disambut dengan meriah pada acara peresmian gedung sekolah baru ini. Hadir dalam acara ini, Dandim 0427, Kepala Dinas SKPD Pemkab Way Kanan, Ketua DPRD Way Kanan, Sekda Staf Ahli, para asisten SKPD terkait.

Adipati mengatakan Way Kanan sedang menuju visi-misi  untuk maju berdaya saing tahun 2021. Pendidikan yang baik pada hakekatnya adala  pendidikan yang berkualitas, mutunya baik, standarnya harus memenuhi harapan, metodologinya tepat, kurikulumnya tepat, kualitas gurunya juga harus baik, sehingga keseluruhan dari pendidikan itu bermutu dan berkualitas.

Pada kesempatan itu juga dilakukan penandatanganan prasasti diantaranya SDN-01 bumi Ratu Kecamatan Blambangan Umpu, SDN-01 Bandar Dalam Kecamatan Negri Agung,  SDN-01 Negeri Mulyo Kecamatan Gunung Labuhan, SDN-01 Menanga Siamang Kecamatan Banjit, SDN-02 Campang Lapan Kecamatan Banjit, SMPN-7 Banjit, SMPN-4 Gunung Labuhan, dan SMP-1 Negeri Blambangan Umpu.

Adipati beserta rombongan menyempatkan untuk meninjau sarana baru ruang kelas serta prasarana penunjang kegiatan belajar-mengajar. “Ini sesuai dengan rencana kami, mempersiapkan salah satu sarana-prasarana untuk Pendidik. Tak dapat dipungkiri, sarana menjadi faktor amat penting untuk kemajuan pendidikan,” katanya.

Adipati menegaskan bahwa investasi pendidikan itu adalah investasi jangka panjang, sehingga kemungkinannya hasil akan dipetik sepuluh atau 15 tahun yang akan datang. “Jadi apa yang kita lakukan hari ini, mungkin baru akan dipetik hasilnya nanti 15 tahun ke depan.  Yach itulah kenyataannya, kita hanya memberikan langkah awal untuk mewujudkan hasil jangka panjang itu,” tegas Adipati.

Kadis Pendidikan Way Kanan Drs. Musadi Muharam mengatakan bahwa sampai saat ini kabupaten Way Kanan memiliki 311 Sekolah Dasar dan 87 SMP, tentunya perluasan aksesibilitas melalui strategi pembangunan ruang kelas baru (RKB) dimaksudkan untuk lebih meminimalisir prosentase penduduk usia sekolah yang tidak bersekolah, serta mempersiapkan kualitas sumber daya manusia yang lebih kompetifitif. (HR)