Waduh, Sekda Kota Metro Mengundurkan Diri

07 Januari 2017 - 08:27:55 | 6075 | BERITA DAERAH

DL/07012016/Kota Metro

---- Mundurnya sekertaris kota (Sekot) Metro, Drs. Ishak M.H., secara tiba-tiba membuat heran berbagai kalangan. Hingga saat ini Belum jelas apa yang menjadi permasalahan sehingga secara tiba-tiba orang yang terkenal dekat dengan berbagai kalangaan mengajukan mutasi ke Pemerintah Provinsi Lampung. Sebagai penggantinya, Walikota Metro Ahmad Pairin, menunjuk Dr. Khaidarmansyah, S.H., M.Pd., sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Seda Metro.

Terhitung sejak Kamis 5 Januari 2017, Ishak mengajukan mutasi ke Pemrpov Lampung. Hal ini dibenarkan oleh salah satu sumber di Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kota itu. "Betul, Pak Ishak mengajukan pengunduran diri dari jabatan Sekda,” kata sumber di BKD Kota Metro.

Hal senada juga diungkapkan Khaidarmansyah selaku Plt Sekda yang juga Kepala Dinas Perdagangan dan Pasar Kota Metro. Ia mengakui pengunduran diri Ishak dari jabatannya, serta penunjukkan dirinya sebagai Plt Sekkot Metro.

Penunjukan Khaidarmansyah sebagai Plt Sekkot Metro, melalui Surat Tugas Walikota Metro nomor 821.22/01/Sprint/LTD-3/03/2017, tertanggal 4 Januari 2017.

“Mendadak saya dipanggil Wakil Walikota Metro Djohan, dan diberi amanah untuk menjadi Pelaksana Tugas Sekkot Metro,” kata Khaidarmansyah.

Menurut Khaidar, alasan pengunduran diri Ishak dipastikan terkait dengan kariernya sebagai birokrat, mengingat yang bersangkutan juga telah selesai mengikuti Diklat Kepemimpinan (Diklat Pim) tingkat I, guna peningkatan kariernya di Provinsi Lampung. 

“Pak Ishak kan sudah mengikuti Diklat Pim tingkat I. Kalau di Provinsi mungkin ada jabatan yang lebih baik, apalagi saat ini menjelang roling pejabat di Pemprov Lampung,” jelasnya.

Hingga saat ini Ishak belum dapat dikonfirmasi terkait pengunduran dirinya dari jabatannya. Bahkan saat detiklampung.com mencoba menghubungi melalui telepon selulernya dalam kondisi tidak aktif.  

Sementara, Walikota Metro Achmad Pairin mengakui jika Sekda Metro Ishak mundur dari jabatannya. Apa alasannya Ia enggan mengatakannya. “Kalau alasan pak Sekda mundur ya, saya gak tahu, tanya langsung saja kepada yang bersangkutan, masa tanya saya, kalau saya yang bilang nanti salah,” kata Pairin.

Dengan mundurnya Sekda Metro, maka Pemkot segera mengambil langkah  sesuai dengan aturan yang ada. Pihak Pemkot akan mengambil langkah cepat untuk menempatkan jabatan Sekda definitif.

“Yang jelas kita tidak bisa membiarkan dalam waktu satu hari saja jabatan di situ kosong, sehingga dapat menghambat pekerjaan, jadi itu yang tidak boleh. Maka langkah kita dengan cepat kemarin langsung menunjuk plt  Sekda untuk menjalankan semua pekerjaan Sekda sebelumnya,” jelas Pairin. (Igun)